Terkini Nasional

Bantah Risma Pencitraan Blusukan demi Maju di Pilpres 2024, KSP: Mau Bekerja Baik Kok Direcokin

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ade Irfan Pulungan dalam kanal YouTube Apa Kabar Indonesia tvOne, Kamis (7/1/2021).

Karena itu, ia menganggap tak ada yang spesial dari aksi blusukan Risma di DKI Jakarta.

"Misalnya kemarin itu, kita hampir dua tahun enggak punya wakil gubernur setelah Pilpres kemarin," terangnya.

"Begitu Bang Riza Patria ditetapkan sebagai wagub dia langsung action di lapangan."

"Itu kan luar biasa."

Baca juga: Blusukan Risma Disebut Pencintraan dan Cari Popularitas, Aria Bima: Apakah Bu Risma Masih Butuh Itu?

Simak videonya berikut ini mulai menit ke-3.09:

Risma Pesaing Berat Anies Baswedan?

Di sisi lain, pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun menduga Menteri Sosial Tri Rismaharini bakal maju di Pilkada DKI Jakarta 2022 atau di Pilpres 2024.

Jika hal itu terjadi, Refly menyebut Risma bakal jadi saingan berat bagi Anies Baswedan.

Seperti yang diungkapkannya dalam kanal YouTube Refly Harun, Kamis (7/1/2021).

Mulanya, Refly menyinggung soal aksi blusukan Risma di DKI Jakarta.

Baca juga: Risma Blusukan, Refly Harun Sebut Tak Cuma Gubernur DKI yang Malu, tapi Juga Jokowi: Saingi Anies

Baca juga: Blusukan Risma di DKI Tuai Kritik, Pengamat Singgung Jokowi hingga Ahok: Enggak Salah, Bosen Aja

Refly berharap aksi blusukan Risma tak digunakan sebagai sarana politik.

"Yang penting itu tidak digunakan untuk sarana politik," ucap Refly.

"Apalagi sarana politik untuk kontestasi Pilkada DKI 2022 mendatang."

Refly menyebut Risma akan menjadi pesaing berat Anies di Pilkada DKI mendatang.

Ia pun menyinggung partai besar yang mendukung Risma.

Halaman
123