Habib Rizieq Shihab

Jadi Saksi Tewasnya 6 Laskar FPI, Habib Rizieq Tak Mengira Pelaku Penembakan adalah Kepolisian

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pemimpin FPI Habib Rizieq Shihab angkat bicara tentang kronologi penembakan enam orang pendukungnya, Rabu (9/12/2020).

TRIBUNWOW.COM - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab buka suara terkait tewasnya enam pengikutnya.

Dikabarkan sebelumnya, enam laskar FPI tewas tertembak oleh anggota kepolisian di Jalan Tol Jakarta Cikampek Kilometer 50 pada Senin (7/12/2020).

Dilansir TribunWow.com dalam kanal YouTube FRONT TV, Rabu (9/12/2020), Habib Rizieq mengaku tidak pernah mengira bahwa pelaku penembakan itu adalah anggota kepolisian dari Polda Metro Jaya.

Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab menyapa simpatisannya saat tiba di daerah Puncak, Bogor, Jawa Barat, Jumat (13/11/2020). Dalam kunjungan tersebut, Rizieq Shihab dijadwalkan menghadiri acara peresmian pembangunan Masjid Raya di Markaz Syariah Pesantren Alam Agrokultural sekaligus mengisi ceramah shalat Jumat. (AFP/ADITYA SAPUTRA)

Baca juga: Temukan Bukti Penyerangan, Mabes Polri Ungkap Fakta Sementara Tewasnya 6 Simpatisan Habib Rizieq

Baca juga: Viral Isi Chat WhatsApp Kapolda Metro Jaya soal Upaya Serang Habib Rizieq, Polisi: Ini Editan

Sebagai saksi mata pada saat kejadian, ia membenarkan adanya peristiwa berdarah tersebut.

Meski begitu, Habib Rizieq mulanya mengatakan bahwa yang melakukan pengejaran itu adalah orang-orang jahat yang mempunyai niat buruk terhadap dirinya maupun keluarganya.

Menurutnya, saat itu dirinya tengah bersama keluarga, termasuk di antaranya terdapat bayi dan balita.

Oleh karenanya, Habib Rizieq menyebut tidak ada pilihan lain bagi para pengawal untuk melakukan tugas pengamanannya.

Namun ia membantah bahwa pengawalnya itu dibekali dan menyerangnya menggunakan senjata api.

"Sama sekali kami tidak pernah menduga dan kami tidak pernah mengira, apalagi kami menuduh," ujar Habib Rizieq.

"Yang kami tahu mereka adalah orang-orang jahat yang ingin mencelakakan kami," tegasnya.

Habib Rizieq menambahkan setelah mendapat kabar enam pengikutnya meninggal, pihaknya tidak pernah menduga bahwa yang melakukannya dari anggota kepolisian.

Pasalnya dalam kejadian tersebut mereka diakui tidak memakai seragam kepolisian.

Ia mengaku baru mengetahui setelah adanya pemberitaan maupun keterangan resmi dari pihak kepolisian itu sendiri.

Baca juga: Bantah Anggota FPI Serang Aparat, Keluarga Korban Penembakan: Polisi Ngapain, Nguntit Habib Rizieq?

"Bahkan dalam keterangan pers FPI masih dicantumkan orang tidak dikenal, karena kami tidak berani menuduh siapapun tanpa bukti, kami tidak berani menuduh siapapun tanpa saksi," kata Rizieq.

Halaman
123