Terkini Daerah

Bawa-bawa Ahok terkait Karangan Bunga bagi Pangdam Jaya, Kuasa Hukum FPI: Enggak Ngaruh Buat Kita

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Atri Wahyu Mukti
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kuasa Hukum FPI, Aziz Yanuar tak mau ambil pusing terkait karangan bunga untuk Pangdam Jaya terkait perintah mencopot baliho FPI melalui Channel YouTube Apa Kabar Indonesia tvOne pada Selasa (24/11/2020).

"Masyarakat itu euforia kemudian memiliki figur kemudian setuju dan sepakat jadi makmum Habib Rizieq Shihab dengan ide-idenya, dengan gaung revolusi akhlaknya kemudian dengan segala hal terkait ajakan amar makruf nahi munkar itu yang utama."

"Saya sebagai masyarakat begitu," jelas Aziz.

Baca juga: Bubarkan Paksa Aksi Ormas Tolak Kedatangan Rizieq Shihab, Ketua FPI Pekanbaru Kini Jadi Tersangka

Lihat videonya pada menit awal:

Dudung Abdurachman Klaim Banyak yang Mendukung terkait Polemik dengan HRS

Berdasarkan wawancara khusus Tribun Jakarta dengan Pangdam Jaya di Makodam Jaya, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (23/11/2020), Dudung mengaku biasa saja dengan pro dan kontra yang diterimanya.

Dudung mengatakan bahwa dirinya tak mau ambil pusing.

Terpenting baginya adalah menjalankan tugas membantu pemerintah daerah.

Menurut Dudung, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sudah kewalahan dengan banyaknya spanduk, baliho FPI di sejumlah ruas jalan.

"Menurunkan baliho itu kita membantu pemerintah daerah juga. Kalau Satpol PP engga sanggup ya kita bantu."

"Hukum tertinggi adalah menjaga keselamatan rakyat," tegas Dudung.

Dudung menegaskan pencopotan baliho yang menyalahi aturan itu bukan hanya milik FPI.

Semua atribut yang tidak terpasang sesuai izin akan ia copot.

Wawancara khusus Tribun Jakarta dengan Pangdam Jaya di Makodam Jaya, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (23/11/2020), Dudung mengaku biasa saja dengan pro dan kontra yang diterimanya terkait FPI dan HRS. (Tribun Jakarta)

Menurut Dudung, segala celaan, tuduhan negatif yang dikirimkan kepadanya hanyalah bagian dari kehidupan.

Sehingga ia merasa biasa saja.

Namun, Dudung yakin bahwa tindakannya itu lebih banyak yang mendukung.

Halaman
123