Viral Medsos

Buntut Hoaks Jenazah Covid-19 Hilang Matanya di Probolinggo, 7 Orang Diamankan, Sebar ke WA dan FB

Editor: Mohamad Yoenus
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Foto jenazah positif corona yang disebut matanya hilang dan berdarah karena dicongkel di Kabupaten Probolonggo, Jawa Timur.

"Dan darah itu keluar dari hidung bukan dari mata," imbuhnya.

Baca juga: Pemerintah Terbitkan 9 Pedoman Pemulasaran Jenazah Covid-19, Harus Sesuai Supaya Tak Ada Penularan

Dipastikan Ainur, meski video tersebut menampilkan pembukaan jenazah berada di rumah duka, pembuat video bukanlah dari pihak keluarga.

"Kalau dugaan dari lingkup keluarga tidak ada. Karena saat itu tidak ada keluarga yang menggunakan handphone," ucapnya.

Kata Ainur, terkait beredarnya video hoaks tersebut, pihak keluarga mengaku sakit hati.

Untuk itu, keluarga meminta agar pihak kepolisian bisa segera mengamankan pembuat video.

Sementara itu, di sisi lain, Ainur juga membenarkan pernyataan pihak rumah sakit. MA yang didiagnosa terinfeksi Covid-19 juga memiliki penyakit penyerta.

"Memang ada riwayat sakit darah tinggi sama stroke," pungkasnya.

Baca juga: Viral Video Jenazah Pasien Covid-19 Dicongkel Mata dan Darah Bercucuran, Ini Fakta Sebenarnya

7 Orang Diamankan

M Ainur Huda (depan kanan, baju kotak-kota) saat memberikan kesaksian di Polres Probolinggo, Sabtu (7/11/2020). Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Viral Isu Jenazah Pasien Covid-1 (SURYA.CO.ID/Tony Hermawan)

Polres Probolinggo mengamankan tujuh orang penyebar video hoaks yang menyebut ada jenazah pasien Covid-19 dicongkel matanya di Desa Alastengah, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (7/11/2020) kemarin.

Ketujuh orang itu adalah MT, SD, NN, MS, MA, RH, dan SF.

MT, SD, MS, MA, RH, dan SF adalah warga dari Kecamatan Paiton.

Sedangkan NN warga Kraksaan dan MA merupakan warga Pakuniran.

Dari ketujuh orang yang diamankan, ada satu terduga seorang wanita, yaitu MT.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo, AKP Rizky Santoso mengatakan, ketujuh orang tersebut masih berstatus saksi.

"Alhamdulillah kami berhasil mengamankan, tapi mereka masih berstatus saksi. Kami masih berusaha mendalami peran 7 orang ini. Dan kami juga menelusuri tersangka-tersangka lainnya,” kata Ferdy masih dikutip dari Surya.co.id.

Halaman
1234