Kasus Djoko Tjandra

Boyamin Tertawakan Kejagung yang Munculkan Kabar Saksi Kunci Djoko Tjandra Meninggal: Sudah Februari

Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Atri Wahyu Mukti
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, dalam acara Apa Kabar Indonesia Malam, Rabu (9/9/2020).

"Jadi ini suatu yang dinarasikan oleh Kejaksaan Agung itu malah pengalihan-pengalihan ini ya saya ketawakan saja," pungkasnya.

Ungkap Kesaksian Suaminya Direbut Jaksa Pinangki, Indri: Saya Takutnya Diakui Harta Kekayaan Dia

Simak videonya mulai menit ke- 1.07:

Boyamin Ungkap Kehidupan Mewah Jaksa Pinangki dengan Gaji hanya 13 Juta

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman mengungkapkan kehidupan mewah dari seorang Jaksa Pinangki Sirna Malasari.

Dilansir TribunWow.com, Boyamin Saiman mengaku tidak meragukan lagi kehidupan mewah dari Jaksa Pinangki.

Kehidupan mewah dari Jaksa Pinangki juga dibuktikan dengan kepemilikan aset yang terbilang cukup banyak dan tersebar di mana-mana.

Hal itu diungkapkan dalam acara Fakta 'tvOne', Senin (7/9/2020).

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman mengungkapkan kehidupan mewah dari seorang Jaksa Pinangki Sirna Malasari, dalam acara Fakta 'tvOne', Senin (7/9/2020). (Youtube/Talk Show tvOne)

 

Awalnya Tak Sadar Jaksa Pinangki Selalu Pamer Perhiasan Berlian, Boyamin: Emas Saja Enggak Ada

Tidak hanya itu, dikatakan Boyamin, Jaksa Pinangki pernah menjalani operasi hidup sampai ke Amerika hingga menghabiskan dana sekitar Rp 200 juta.

Padahal disebutnya bahwa gaji maksimal dari Jaksa Pinangki yang notabene sebagai pejabat eselon golongan IV PNS, hanya Rp 13 juta.

Menurutnya, sejauh ini aset milik Jaksa Pinangki yang sudah diketahui adalah aset properti bangunan yang berdiri di Sentul, Bogor.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), aset tersebut ditafsir mencapai Rp 5-6 miliar.

"Punya aset banyak, hidupnya mewah, biasa perawatan, operasi hidung ke Amerika yang harganya 200 juta, liburan ke luar negeri ke Jepang," ujar Boyamin.

"Setahu saya yang di Sentul, Bogor itu harganya sekitar kisaran 5 M di laporan LHKPNnya," jelasnya.

Boyamin kemudian menyinggung soal hunian mewah di Dharmawangsa Essence dan The Pakubuwono Signature yang diakui termasuk apartemen mewah.

Selain itu juga memiliki dua mobil mewah yang terbilang masih baru, yakni Alphard yang dibeli tahun 2019 dan BMW X5 dibeli tahun 2020.

• Barita Simanjuntak Minta Kejagung Contoh Mahfud MD soal Kasus Jaksa Pinangki Tak Diserahkan ke KPK

Dan kabarnya khusus untuk BMX X5 dengan harga Rp 1,7 miliar telah dibayar dengan lunas pada Januari-Februari 2020.

"Terus kemudian mampu menyewa di Darmawangsa Esense dan (The Pakubuwono) Signature, mobilnya bulan Juni sekitar 2019 beli Alparhd, terus kemarin bulan Desember beli BMW X5 itu harganya 1,7 dan itu dugaan saya juga dibayar lunas bulan Januari atau Februari," kata Boyamin.

Menurut Boyamin dengan gaji hanya Rp 13 juta, tidak mungkin bisa menopang kehidupan mewah dari Jaksa Pinangki, termasuk bisa memiliki banyak aset berharga dengan harga miliaran.

"(Gajinya) 13 juta untuk Pinangki, saya tahu persis itu, maksimal, sudah dengan tunjangan, termasuk remun," jelasnya menutup.

Simak videonya mulai menit ke- 4.47

(TribunWow/Elfan Fajar Nugroho)