Terkini Daerah

Edy Rahmayadi Kaget Ditelepon Tito Karnavian: Selama Ini Pak Menteri Diundang Tak Pernah Datang

Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memberikan keterangan kepada awak media usai Rapat Koordinasi Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di Hotel Grand Aston Medan, pada Jumat (3/7/2020).

“Dan kemudian ada yang masih kecil. Madina dan Samosir, tadi sudah disampaikan bupatinya bahwa tanggal 7 Juli akan diberesin semua, itu untuk Samosir. Hanya masalah internal di Bawaslu di Samosir,” katanya.

Pesan Edy: pilkada adalah pesta demokrasi, jangan sampai mencekam

Dikatakan Edy, kondisi Covid-19 dijadikan tema (pilkada) sehingga siapa yang bisa menyelesaikan Covid-19 dengan segala impilikasinya, dan rasa kebersamaan dan kesatuan dalam rangka kesejahteraan di daerahnya melalui pesta demokrasi.

Menurutnya, pesta demokrasi merupakan amanah yang harus dilaksanakan secara bertanggung jawab.

“Laksanakan secara bertanggung jawab. Bergembira rakyat. Saya tak mau pesta ini menjadi mencekam di suatu daerah. Biarkan rakyat dengan bergembira tapi tetap protokol kesehatan harus diperhatikan, dan dia bisa tenang memilih pimpinannya untuk kemajuan daerahnya,” katanya.

Tito Karnavian Kupas Maksud Lockdown dan Karantina terkait Wabah Corona: Ada 4 Jenis Pembatasan

Edy berpesan kepada incumbent agar berlaku adil sehingga rakyat bisa memilih.

“Berlakulah riil, adil, sehingga rakyat bisa tetap kembali memilih Anda. Tapi kalau Anda tak bisa menunjukkan itu, saya minta maaf, rakyat ini juga tak mau memilik pimpinannya yang tak bertanggungjawab.

(Kompas.com/Dewantoro)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cerita Edy Rahmayadi, Kaget Ditelepon Tito Karnavian Malam-malam soal Pilkada"