Terkini Daerah

Gara-gara Knalpot Berisik, 2 Kelompok Warga di Tapanuli Selatan Bentrok, 1 Orang Tewas saat Kabur

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi Jenazah

Samson Sitompul (42) seorang warga Dusun Huraba yang terkena serangan tersebut juga ikut melarikan diri.

Naas dirinya terkena lemparan batu, saat terjatuh dagu dan lehernya terbentur dinding aspal jalan.

Sempat tak sadarkan diri, Samson akhirnya meninggal ketika dirawat di klinik.

"Korban meninggal akibat terjatuh karena terkena lemparan saat hendak menyelamatkan diri. Bagian dagu korban terbentur aspal jalan," kata Ricky lewat pesan singkatnya kepada Kompas.com, Kamis (28/5/2020).

Sosok Pelaku Penyebar Video Porno Mirip Syahrini, Motif Pelaku karena Fans Artis Lain

Aparat Gabungan TNI-Polri Turun

Setelah Samson tergeletak tak berdaya di jalan, kedua warga dusun masih saling lempar batu.

Akhirnya pukul 23.00 WIB, Polres Tapanuli Selatan turun ke lokasi dan berusaha menenangkan kedua belah pihak.

Aparat gabungan mulai dari Polisi, Brimob, dan TNI turun tangan langsung menenangkan konflik yang terjadi.

"Hingga Rabu (27/5/2020) dini hari mediasi dilakukan untuk berdamai. Personel dari Polisi, Brimob dan TNI juga dikerahkan untuk pengamanan menjaga agar perkelahian tidak terjadi," ujar Ricky.

Ayah Balita yang Ditabrak Kapolsek di Rembang hingga Tewas: Ada Polisi Lewat, Saya Kira Mau Nolongin

Hingga saat ini Desa Huraba masih dijaga oleh sejumlah aparat gabungan untuk mengantisipasi konflik susulan yang mungkin terjadi.

Sedangkan di sisi lain, proses secara hukum tetap dilakukan.

"Untuk upaya hukum terus berjalan, dan diserahkan kepada pihak Polres Tapanuli Selatan. Dan untuk mediasi masih terus kita lakukan, hingga kondisi benar-benar aman." Ucap Ricky. (TribunWow.com/Anung)

Artikel ini diolah dari Kompas.com dengan judul "Knalpot Blong Picu Keributan Antarwarga di Tapanuli Selatan, 1 Orang Tewas"