TRIBUNWOW.COM - Bermula dari berkenalan lewat jejaring media sosial Facebook, IA (14) seorang siswi SMP di Tulungagung berakhir menjadi korban pemerkosaan SCP (24) dan WHD (24) warga Desa Gilangan, Kecamatan Ngunut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari lapangan, semua bermula saat IA berkenalan dengan WA lewat Facebook.
Meskipun tak pernah bertemu secara langsung, IA dan WA menjalin komunikasi yang baik dan tergolong akrab.
• Polisi Sebut Pelaku Sebar Video Porno Mirip Syahrini karena Benci Orang Dekat Idolanya Diambil Inces
• Ayah Balita yang Ditabrak Kapolsek di Rembang hingga Tewas: Ada Polisi Lewat, Saya Kira Mau Nolongin
Dikutip dari SURYAMALANG.com, Rabu (27/5/2020), pada suatu saat SCP dan WHD yang merupakan rekan WA berkunjung ke rumah WA.
Mulai dari situ SCP dan WHD akhirnya ikut mengenal sosok IA yang awalnya hanya mengenal WA/
SCP dan WHD diketahui berkomunikasi lebih sering dan intens dibanding WA.
Pada suatu ketika, SCP dan WHD akhirnya mengajak IA untuk bertemu secara langsung atau kopi darat (kopdar).
Awalnya ketiga orang tersebut berjalan keliling kota pada Minggu (24/5/2020) malam.
Ketiganya lalu sempat pergi ke Desa Mirigambar, Kecamatan Sumbergempol.
Di sana IA dipaksa untuk menenggak minuman keras hingga akhirnya teler.
Dalam kondisi teler, IA dan dua pelaku melanjutkan keliling-keliling hingga akhirnya berhenti di sebuah gazebo yang berada di Desa Kalangan, Kecamatan Ngunut.
Ketiganya berada di tempat tersebut hingga Senin (25/5/2020) dini hari.
Di tengah kondisi teler, IA diajak oleh kedua pria tersebut untuk melakukan hubungan intim.
IA terus menolak ajakan tersebut, namun karena pengaruh minuman keras IA tidak berdaya saat dua pria itu melakukan aksinya.
• Video Viral Ibu-ibu Buka Paksa Gerbang ke Tempat Wisata Pantai Rancabuaya, Keluhkan Sepinya Omzet
Seusai memperkosa IA, SCP dan WHD lalu mengantarkan korban pulang kembali ke rumah.