"Bercandanya begitu ya, tapi enggak dijawab juga. "
Pernyataan Bhima itu pun lantas ditanggapi candaan Refly Harun.
Ia mengatakan, ajakan debat Bhima itu menjadi tantangan bagi Jokowi yang merekrut stafsus milenial.
Tak hanya itu, Refly juga menyebut Jokowi begitu membanggakan ketujuh stafsus milenial itu sejak awal pelantikan.
"Wah ini tantangan Presiden Jokowi ya, membangga-banggakan 7 staf khusus," ucap Refly.
"Ini ada 1 anak muda yang berani dikeroyok 7 orang, kayak pendekar silat ya zaman silat dulu ya."
"Biasanya 7 pendekar itu yang nantangin, tapi ini satu berani nantang yang 7," tandasnya.
• Belva Devara Mundur dari Stafsus, Refly Harun Soroti Ruang Guru: Silakan Lanjutkan Proyeknya
Simak video berikut ini menit ke-3.12:
Mundurnya 2 Stafsus Presiden
Di sisi lain, sebelumnya Presiden BEM UIN Jakarta, Sultan Rivandi memberikan tanggapan terkait mundurnya dua Staf Khusus (Stafsus) Milenial Presiden Joko Widodo (Jokowi), yaitu Andi Taufan dan Adamas Belva Devara.
Dilansir TribunWow.com, Sultan Rivandi mengatakan memang sudah sepantasnya mereka mengundurkan diri.
Bahkan menurutnya, tidak hanya mereka berdua yang seharusnya mundur, melainkan seluruh stafsus milenial.
• Blak-blakan Beri Wejangan untuk Stafsus Milenial Presiden, Fahri Hamzah: Korupsi Itu Lifestyle
Sultan menilai perilaku yang ditunjukkan oleh stafsus milenial sudah mencoreng kaum milenial secara umum.
"Kita melihat ada dua staf milenial yang mundur, bahkan saya bilang kalau tujuh-tujuhnya mundur enggak akan memperbaiki nama mereka, bahkan tidak akan bisa memperbaiki generasi milenial," ujar Sultan Rivandi.
Selain itu, dirinya mengatakan bahwa dari dulu seharusnya mereka tidak menerima dijadikan stafsus milenial.
Keberadaan stafsus milenial disebut tidak memberikan dampak apapun kepada masyarakat, khususnya generasi muda.