TRIBUNWOW.COM - Mantan Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah memberikan wejangan kepada staf khusus (stafsus) milenial Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Dilansir TribunWow.com, Jumat (1/5/2020), Fahri Hamzah menyebut stafsus milenial harus jauh dari konflik kepentingan.
Terkait hal itu, ia lantas menyinggung soal pemberantasan korupsi di Indonesia.
Menurut dia, korupsi kini sudah menjadi gaya hidup sebagian pejabat.
• Buat Refly Harun Tertawa, Fahri Hamzah Sebut Jokowi Tak Paham Pemberantasan Korupsi: Mohon Maaf Ini
• Soroti Banyaknya Korupsi di Era Jokowi, Refly Harun Singgung Suap saat Pemilu: Jadi Rahasia Umum
Hal itu disampaikan Fahri Hamzah melalui tayangan YouTube Refly Harun, Jumat (1/5/2020).
"Karena kita mengambil demokrasi dan kita mengadopsi kapitalisme, maka rakus menjadi tradisi, menjadi kebiasaan kita," ucap Fahri.
"Itu juga yang dikoreksi ini sekarang kan karena manusia itu telah menghibur diri secara berlebihan."
Fahri Hamzah menilai, pemberantasan korupsi harus dilakukan dari hulu ke hilir.
"Sehingga kita berhadapan dengan sesuatu yang meminta kita untuk menurunkan standar kenikmatan yang selama ini kita lakukan," terangnya.
"Jadi kalau kita ini tidak punya falsafat tentang mengatur ini dari hulu ke hilir, dari falsafat sampai penegakan hukum sampai penindakan itu enggak bisa."
Melanjutkan penjelasannya, Fahri justru menyebut korupsi sebagai sebuah gaya hidup.
Karena itu, ia mengatakan semua pejabat publik harus mampu mengatur gaya hidup agar tak terlena dan terjerat kasus korupsi.
"Karena yang namanya korupsi itu life style," ujar Fahri.
• Viral Curhatan Ketua RT Mengaku Difitnah Korupsi Bantuan Corona: Mereka Hanya Dengar Pidato Presiden
"Kita harus bisa mengatur gaya hidup kita dengan etika yang tinggi supaya kalau menjadi pejabat publik jangan conflict of interest."
Terkait hal itu, Fahri justru menyinggung soal staf khusus milenial presiden.