Virus Corona

Minta Pemerintah Pakai Faktor Budaya untuk Tangani Corona, Ridwan Saidi: Jangan Hamburkan Pesimisme

Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Claudia Noventa
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Budayawan Ridwan Saidi dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (19/5/2020). Dirinya meminta pemerintah mempertimbangkan faktor budaya dalam penanganan Virus Corona.

Atau bahkan sebelum masuk Indonesia, yakni sejak Virus Corona masih menyerang China.

Ridwan Saidi mengatakan dampaknya kini masyarakat menjadi seakan-akan tidak mau mendengar lagi apa yang dikatakan oleh para pemerintah.

Alhasil banyak pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat sebagai bentuk dari kebosanan tersebut.

Dirinya lantas meminta para kepala pemerintahan, termasuk para gubernur dan wali kota untuk menyadari kondisi yang terjadi.

"Tema di Indonesia itu sebenarnya paling lama dua bulan, setelah itu orang bosan, jadi jangan anda lupa penyebab Bapak-bapak Gubernur yang tampil di layar tadi, bahwa Anda akan mendapatkan tantangan perintah-perintah Anda," ujar Ridwan Saidi.

"Bukan karena perintah Anda tidak bagus, karena orang sudah bosan, dua bulan orang sudah bosan, bicara apapun isu apapun umurnya cuman dua bulan," jelasnya.

• Tanggapi Mulai Banyak Kerumunan di Jakarta, Anies Baswedan Sebut Tingkat Kesadaran Sudah 60 Persen

Ridwan Saidi lantas menyinggung kasus-kasus besar yang terjadi di Indonesia yang menjadi topik pembicaraan luas, seperti G30S.

Menurutnya, hanya peristawa kelam tersebutlah yang mampu bertahan cukup lama menjadi bahan pembicaraan bahkan bisa sampai sekarang.

"Yang paling lama adalah G30S sampai dini hari masih jadi isu," ungkapnya.

Dirinya juga menyinggung tentang gelaran pentas sepak bola terakbar di dunia, yakni Piala Dunia.

Dikatakannya, Piala Dunia tidak akan dibahas sampai dua bulan lebih, karena pastinya akan menimbulkan rasa bosan.

"Tetapi yang lain-lain, Piala Dunia saja dua bulan," katanya.

"Satu bulan pertandingannya, setelah itu orang ngobrol paling lama setelah itu tentang final Piala Dunia," sambungnya.

Maka dari Ridwan Saidi berharap pemerintah bisa segera menyelesaikan masalah penyebaran Virus Corona tersebut.

Supaya tidak ada lagi kebosanan yang ditunjukkan oleh masyarakat.

"Oleh karena itu harus pertimbangankan juga di dalam berkomunikasi faktor kebosanan," pungkasnya.

(TribunWow/Elfan Fajar Nugroho)