Virus Corona

Mengapa Tenaga Medis Masih Tertular Virus Corona meski Sudah Pakai APD Lengkap? Begini Penjelasannya

Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Dokter spesialis paru, Risky Akaputra memberikan penjelasan mengenai tenaga medis yang tertular Covid-19.

Menurutnya, setelah ada tim medis yang terpapar Virus Corona, dari pihak rumah sakit setempat akan melakukan tindakan pencegahan penyebarannya semakin luas.

Termasuk untuk mencegah penularan kepada tenaga medis lainnya.

"Untuk tata laksananya tetap sama, jika ada tenaga medis yang terkena jika keluhannya sedang dan berat itu akan kita lakukan perawatan di rumah sakit."

"Kemudian kita juga akan melakukan tracking dia berhubungan dengan siapa saja, supaya ini enggak akan menyebar lebih luas lagi," pungkasnya.

Simak videonya mulai menit ke-3.47

Tak Kuasa Tahan Tangis, Sopir Mobil Jenazah Corona: Tolong, Sebentar Lagi Puasa Kami Ingin Tarawih

Merokok Disebut Tingkatkan Risiko Kematian pada Pasien Virus Corona

Kebiasaan merokok ternyata disebut mampu meningkatkan risiko kematian pada pasien Virus Corona.

Hal ini disampaikan oleh Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Isman Firdaus dalam acara Sapa Indonesia Pagi yang tayang di Youtube KompasTV, Kamis (16/4/2020).

Dilansir TribunWow.com, Isman Firdaus mengatakan beradasarkan data yang ia peroleh, pasien Virus Corona yang mempunyai latar belakang sebagai perokok empunyai risiko kematian yang tinggi.

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Isman Firdaus dalam acara Sapa Indonesia Pagi yang tayang di Youtube KompasTV, Kamis (16/4/2020). (Youtube/KompasTV)

"Sudah melaporkan bahwa terjadi peningkatakan risiko terjadinya Covid-19 dan juga kematian pada pasien-pasien dengan merokok," ujar Isman Firdaus.

Selain itu, kegiatan merokoknya juga dinilai mampu menyebarkan Virus Corona.

Yaitu ketika tangan kita terkontaminasi Covid-19, lalu dengan sengaja menempel pada pangkal rokok yang kemudian anda masukkan ke mulut.

Hal ini jelas mempunyai risiko besar masuknya Virus Corona ke tubuh.

Menurut Isman Firdaus, hal tersebut sudah disampaikan dan diingatkan oleh induk kesehatan dunia (WHO) dan juga beberapa hipotesis lainnya.

Keluh Kesah hingga Kegeraman Sopir Mobil Jenazah Virus Corona: Tolong, sampai Kapan Kita Begini

"Banyak teori maupun hipotesis yang menerangkan hal ini, salah satunya WHO menyampaikan bahwa penggunaan rokok dengan jari-jari, terus masuk ke mulut akan mempermudah kontaminasi dari Virus Covid-19 itu sendiri," kata Isman Firdaus.

Halaman
123