Awalnya, ia berniat untuk mengisolasi diri secara mandiri.
Ia berencana baru akan ke rumah sakit jika sakitnya tidak sembuh hingga tiga hari, yakni Senin (30/3/2020).
• 5 Orang di Tasikmalaya Positif Corona, Walikota Berlakukan Local Lockdown Mulai 31 Maret 2020
"Saya memutuskan bedrest total, dan mengunci diri saya sendiri."
"Saya sudah mulai batuk, gejala demam, ini day 1. Jika sampe day 3 saya enggak baik-baik saja. Saya terpaksa harus ke rumah sakit."
"Apd saya fokuskan send ke luar pulau. Tim saya yg akan bantu," jelasnya.
Rencananya, dia akan ke Rumah Sakit Daerah Kembangan, Jakarta Barat, untuk mendapat perawatan.
"Skenario terburuk, saya day 3 demam (hari senin) akan ke rsud kembangan nanti. Maafkan guys," lanjutnya.
Temui Anies Minta Jakarta segera Karantina Wilayah
Sementara itu, dokter Tirta mengaku sudah bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan terkait penanganan Virus Corona di DKI Jakarta.
Dokter Tirta meminta agar pemerintah secara tegas segera melalukan karantina wilayah.
Hal itu disampaikan dokter Tirta saat menjadi narasumber di acara Sapa Indonesia Malam Kompas TV pada Jumat (27/3/2020).
• Banyak Perantau yang Kembali ke Kampung Halaman, Sri Sultan HB X: Coba Tinggal Sementara 2 Minggu
"Pemerintah pusat maupun daerah harus bersinergi berani mengambil kebijakan yang tidak populis, paling enggak lockdown itu enggak ada di undang-undang."
"Sorry mungkin bisa dicek setahu saya tak ada undang-undang yang nulis lockdown tapi karantina kalau bisa sekarang Jakarta karantina wilayah," ujar dokter Tirta.
Dokter Tirta lantas mencontohkan dampak jika pemerintah melakukan karantina wilayah.
Hal itu setidaknya mencegah adanya warga yang ingin mudik ke daerahnya masing-masing yang bisa menambah wilayah penyebaran Virus Corona.