Terkini Nasional

Bahas Radikalisme, Politisi Demokrat Sindir Menag Fachrul Razi: Rakyat Berhak Menilai

Penulis: anung aulia malik
Editor: Tiffany Marantika Dewi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Politisi Demokrat menilai buruk cara kerja Menteri Agama Fachrul Razi dalam menangani permasalahan radikalisme di Indonesia

Menurutnya, kebijakan Menag Fachrul Razi justru seolah berjalan mundur.

"Ujung akhirnya kita kita membuang energi sosial karena harusnya kementerian agama mampu menjadikan agam energi luar biasa bagi bangsa yang religius," kata Mardani Ali.

"Sekarang kita jadi involutif."

Terkait pernyataan Mardani Ali, Eriko Sotarduga pun angkat bicara.

Menurutnya, adanya radikalisasi di negeri ini tak dapat lagi dipungkiri.

"Sebenarnya apa yang disampaikan Pak Mardani tadi itu apa kenyataan yang ada," ucap Eriko.

Mardani Ali Sera dalam tayangan YouTube KompasTV, Senin (30/12/2019). (YouTube KompasTV)

• Soal Kasus Novel Baswedan, Jokowi: Jangan Ada Spekulasi-spekulasi Terlebih Dahulu

Lantas, ia menyinggung kasus penyerangan Mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto.

"Apa kita tidak bisa pungkiri bahwa beberapa waktu lalu Pak Wiranto ditusuk tanpa alasan yang jelas," beber Eriko.

"Ada bom apa itu sekedar candaan atau sekedar hanya dianggap biasa-biasa saja?," imbuhnya.

Menurutnya, sejumlah kejadian yang terjadi beberapa waktu belakangan ini menunjukkan radikalisasi sudah banyak menyebar di masyarakat.

"Ini kenyataan yang ada, tidak bisa dipungkiri kalau ada yang memungkiri ini bukti-bukti ada," kata Eriko.

Namun, pernyataannya itu langsung dipotong oleh Mardani Ali.

Mardani Ali menyebut kebijakan yang dikeluarkan Menag Fachrul Razi justru semakin menambah masalah.

"Masalah ini memang ada, tapi cara menyelesaikan masalah justru menimbulkan masalah baru," sahut Mardani Ali.

"Jangan dikatakan enggak ada radikalisasi, jangan dikaitkan dengan itu," ucap Eriko.

Halaman
1234