Kabinet Jokowi

AHY Tak Jadi Menteri meski Sudah Ketemu Jokowi, Pihak Demokrat Bongkar Apa yang Sebenarnya Dilakukan

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Tiffany Marantika Dewi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu Komandan Kogasma Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Istana Merdeka, Kamis (2/5/2019) sore. Wakil Ketua Umum (Waketum) Demokrat, Syarief Hasan membantah bahwa pihaknya telah menyodorkan AHY sebagai menteri.

Dan menegaskan bahwa istilah dendam itu tidak ada.

• Kader Demokrat Tak Jadi Menteri meski SBY Sudah Bertemu Jokowi, Ibas: Kami Hanya Menonton

"Tidak ada itu, di kami semua tidak ada itu. Berakhir sudah itu, enough is enough. Tak boleh lagi kita mengembangkan istilah dendam dan sebagainya," lanjutnya.

Sementara itu sebelumnya, Wasekjen Demokrat, Andi Arief menyebut Megawati memiliki dendam pada SBY dan AHY.

Bahkan, Jokowi disebut gagal meredakan dendam dan mendamaikan Megawati pada SBY.

Hal itu diungkapkan melalui akun resmi Twitternya @AndiArief_.

"Awalnya saya menduga bahwa dendam Ibu Megawati itu hanya pada Pak @SBYudhoyono.

Ternyata turun juga ke anaknya @AgusYudhoyono.

Tadinya saya melihat Pak Jokowi mampu meredakan ketegangan dan dendam ini, rupany belum mampu,"  demikian tulis @AndiArief__ pada Sabtu (26/10/2019).

"Tentu saja  @AgusYudhoyono tidak pernah merencanakan hidupnya sebagai anak @SBYudhoyono, itu takdir sejarah.

Karena itu dendam Ibu Megawati hingga ke anak cucu SBY adalah dendam pada takdir," sambung Andi Arief.

Wasekjen Demokrat, Andi Arief menyebut Megawati memiliki dendam pada SBY dan AHY. (Twitter @AndiArief_)

(TribunWow.com/Mariah Gipty)