Menkopolhukam Wiranto Diserang

52 Pengacara Siap Bantu Istri Mantan Dandim Kendari yang Dilaporkan karena Dinilai Nyinyiri Wiranto

Penulis: Laila N
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Dandim 1417/Kendari, Kolonel Kav Handi Suhendi saat resmi dicopot jabatannya oleh KSAD Jenderal Andika Perkasa pada Sabtu (12/10/2019).

TRIBUNWOW.COM - Sebanyak 52 pengacara mengaku siap memberikan dukungan kepada istri mantan Dandim Kendari Irma Nasution.

Dilansir TribunWow.com dari tayangan KompasTV, Senin (14/10/2019), pendampingan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan pada Irma Nasution.

Diketahui, Irma Nasution dilaporkan dan terancam pelanggaran UU ITE akibat unggahan di media sosialnya.

BREAKING NEWS - Staf Undip Dilaporkan ke Polisi setelah Nyinyiri Penusukan Wiranto di Medsos

Unggahan Irma Nasution dinilai nyinyiri kasus penusukan terhadap Menkopolhukam Wiranto.

"Untuk mendampingi, karena dia masuk ke peradilan umum, " ujar pengacara Supriadi.

Supriadi mengatakan pihaknya membantu Irma Nasution terlepas dari statusnya yakni istri TNI.

"Kita terlepas dari konteks kode etik sebagai istri seorang prajurit, terlepas dari situ," katanya.

"Kita bicara masalah pendampingan seorang istri sebagai masyarakat sipil, di dalam undang-undang tegas, dia punya hak, kewenangan untuk mendapatkan perlindungan hukum," sambung Supriadi.

Lebih lanjut, Supriadi mengatakan bahwa unggahan Irma Nasution tidak menyebutkan nama atau individu tertentu.

Meski nyinyiran itu diposting tak lama setelah peristiwa penusukan terhadap Wiranto.

Istri Anggota Kodim Wonosobo Kaitkan Penusukan dengan Drama Korea, Begini Nasib sang Suami

Diberitakan sebelumnya, Komandan Kodim 1417/Kendari Kolonel Kav Hendi Suhendi yang dicopot oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat akibat ulah sang istri.

Kepala Penerangan Komando Daerah Militer (Kapendam) XIV Hasanuddin, Letnan Kolonel Maskun Nafik menjelaskan mengapa seorang anggota TNI jabatannya bisa dicopot meski suatu kesalahan dilakukan oleh sang istri.

Istri Kolonel Kav Hendi Suhendi, Irma Nasution menyebar konten 'nyinyir' di media sosial terkait penusukan Menkopolhukam Wiranto pada Kamis (10/9/2019).

Dilansir TribunWow.com dari Kompas.com pada Sabtu (12/10/2019), Maskun Nafik menjelaskan bahwa sikap seorang istri perwira atau personel TNI bisa menimbulkan permasalah di dalam kondisi masyarakat.

Anggota keluarga personel TNI itu bisa menjatuhkan kehormatan sang suami sebagai prajurit militer.

Halaman
123