Sebelumnya, terkait dengan pelaporan Rocky Gerung ke polisi, Andi Arief ikut memberikan tanggapan.
Ia mengaku akan menelusuri kebenaran soal isu istana yang ikut mengintervensi Polri untuk menjadi Rocky Gerung sebagai tersangka.
"Saya masih mengecek kebenatan bahwa Istana memerintahkan Polri untuk secepatnya mentersangkakan @rockygerung. Karena dianggap salah satu penyebab melorotnya elektabilitas Jokowi," tulis Andi Arief.
Bahkan Andi Arief mengaku akan membela Rocky jika hal itu benar terjadi.
"Saya akan bersama @rockygerung melawan upaya kriminalisasi, jika benar istana imtervensi tersanhkakan dia," tulisnya.
Diketahui, acara Indonesia Lawyers Club berdiskusi dengan tema "Jokowi Prabowo Berbalas Pantun".
Rocky Gerung membahas tentang sebuah fiksi.
"Fiksi lawannya realtias bukan fakta, jadi kalau anda bilang itu fiksi dan kata itu menjadi penyoratif, jadi anda tidak memperbolehakn anak anda membaca fiksi karena sudah dua bulan ini kata fiksi sudah menjadi kata yang buruk," ujarnya.
• Soal Isu Gempuran Tenaga Kerja Asing (TKA) dan Perpres Jokowi, Sederet Tokoh Angkat Bicara
Setelah itu, dosen Filsafat UI itu mempertanyakan soal kitab suci.
"Kitab suci itu fiksi bukan? siapa yang berani jawab,"kalau saya berbicara bahwa fiksi itu adalah imajinasi, kitab suci itu adalah fiksi, karena belum selesai,belum tiba, babat tanah jawi itu fiksi," ujar Rocky.
(TribunWow.com/Woro Seto)
• Ramalan Zodiak Hari Ini (Kamis 19 April 2018), Scorpio Kurangi Sifat Ceroboh!