Abu Janda Diperiksa Polisi Terkait Dugaan Ujaran Kebencian Rocky Gerung, Andi Arief: Pesanan

Penulis: Woro Seto
Editor: Woro Seto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Abu Janda dan Andi Arief

TRIBUNWOW.COM - Politisi Demokrat, Andi Arief menanggapi agenda pemeriksaan Permadi Arya atau Abu Janda terkait laporannya soal dugaan ujaran kebencian Rocky Gerung.

Dilansir TribunWow.com, melalui akun Twitter pribadinya @andiarief__ yang ia tuliskan pada Rabu (18/4/2018).

Diketahui, Ketua Umum Cyber Indonesia Permadi Arya atau kerap disapa Abu Janda langsung melaporkan Rocky Gerung atas dugaan ujaran kebencian.

Di lokasi yang sama Jack mengatakan, jika Rocky menyebut kitab suci sebagai "fiksi" maka secara tak langsung ia menyebut kitab suci hanyalah khayalan dan rekaan.

Teuku Wisnu Ungkap Aktivitas Shireen Sungkar yang Membuatnya Merasa Takjub

"Ada di Google, kalau fiksi itu kita kayak ngomong Donald Bebek, Paman Gober itu fiksi dan ini.

Laporan ini tertuang dengan nomor LP/2001/IV/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus tanggal 11 April 2018.

Rocky dianggap dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, ras, agama dan antargolongan.

Rocky juga dianggap melanggar Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45 ayat 2 UU RI nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI nomor 11 tahun 2008 tentang ITE.

Kini, terkait dengan laporannya itu, Abu Janda akan menjalani pemeriksaan.

"Iya benar (Abu Janda) akan diperiksa," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Kamis (19/4/2018). Dihubungi terpisah, Abu Janda memastikan keha

Sementara itu, Abu Janda memastikan kehadirannya dalam pemeriksaan hari ini. "Saya sampai di Polda jam 12.00," ujarnya.

Terkiat dengan aktivitas yang dilakukan Abu Janda itu, Andi Arief menyebut agenda itu adalah pesanan.

"Pesenan," tulisnya.

4 Zodiak Ini Terkenal Punya Kepribadian yang Membosankan, Kamu Termasuk?

Sebelumnya, terkait dengan pelaporan Rocky Gerung ke polisi, Andi Arief ikut memberikan tanggapan.

Ia mengaku akan menelusuri kebenaran soal isu istana yang ikut mengintervensi Polri untuk menjadi Rocky Gerung sebagai tersangka.

"Saya masih mengecek kebenatan bahwa Istana memerintahkan Polri untuk secepatnya mentersangkakan @rockygerung. Karena dianggap salah satu penyebab melorotnya elektabilitas Jokowi," tulis Andi Arief.

Bahkan Andi Arief mengaku akan membela Rocky jika hal itu benar terjadi.

"Saya akan bersama @rockygerung melawan upaya kriminalisasi, jika benar istana imtervensi tersanhkakan dia," tulisnya.

Diketahui, acara Indonesia Lawyers Club berdiskusi dengan tema "Jokowi Prabowo Berbalas Pantun".

Rocky Gerung membahas tentang sebuah fiksi.

"Fiksi lawannya realtias bukan fakta, jadi kalau anda bilang itu fiksi dan kata itu menjadi penyoratif, jadi anda tidak memperbolehakn anak anda membaca fiksi karena sudah dua bulan ini kata fiksi sudah menjadi kata yang buruk," ujarnya.

Soal Isu Gempuran Tenaga Kerja Asing (TKA) dan Perpres Jokowi, Sederet Tokoh Angkat Bicara

Setelah itu, dosen Filsafat UI itu mempertanyakan soal kitab suci.

"Kitab suci itu fiksi bukan? siapa yang berani jawab,"kalau saya berbicara bahwa fiksi itu adalah imajinasi, kitab suci itu adalah fiksi, karena belum selesai,belum tiba, babat tanah jawi itu fiksi," ujar Rocky.

(TribunWow.com/Woro Seto)

Ramalan Zodiak Hari Ini (Kamis 19 April 2018), Scorpio Kurangi Sifat Ceroboh!