Pilkada Jakarta 2024
Melihat Arah Dukungan Suporter Persija Jakarta Lewat Ketum Jakmania, Faktor Eks Gubernur Jadi Opsi
Ketua Umum Jakmania Diky Soemarno menyebut tak menampik faktor eks Gubernur Jakarta Anies Baswedan untuk Pilkada Jakarta 2024.
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Suporter sepak bola di Jakarta memiliki suara yang tak bisa diacuhkan.
Seperti suporter Persija Jakarta, Jakmania yang memiliki basis massa cukup banyak.
Untuk Pilkada Jakarta 2024, ke manakah arah dukungan Jakmania?
Ketua Umum Jakmania Diky Soemarno menyebut tak menampik faktor eks Gubernur Jakarta Anies Baswedan.
Baca juga: 2 Paslon di Pilkada Jakarta Pamer Endorsment Mantan Gubernur hingga Presiden Prabowo, Ada Efek?
Anies dianggap memiliki pengaruh besar terkait dukungan Jakmania di Pilkada Jakarta 2024.
Pasalnya saat menjabat sebagai Gubernur Jakarta, Anies sudah berhasil mengambil hati para Jakmania dengan aksi nyata dalam mendukung klub berjuluk Macan Kemayoran itu.
Kalau dibilang (dukungan Anies ke Pramono Anung-Rano Karno) berpengaruh enggak, pasti berpengaruh (buat Jakmania). Karena bola itu masalah kebatinan, hati-hati ya karena bila bukan hitungan matematika,” ucapnya di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (20/11/2024).
“Persija enggak juara-juara pun tetap kami dukung, jadi bukan tentang logika, tapi juga benar-benar pakai hati,” sambungnya.
Diky menambahkan, dirinya juga mengaku sempat membuat polling di Instagram Stories terkait tagline dari tiga paslon yang bertarung di Pilkada Jakarta 2024.
Hasilnya, mayoritas pengikutnya yang sebagian besar merupakan Jakmania lebih memilih tagline ‘Jakarta Menyala’ yang digaungkan pasangan nomor urut 3 Pram-Rano.

Baca juga: Momen Anies Pose 3 Jari saat Dikunjungi Pramono-Rano: Diskusi Santai, Berjuang untuk Warga Jakarta
“Mungkin kalau teman-teman anggap oh itu Jakmania sukanya tagline itu, ya bisa jadi, soalnya followers saya kan teman-teman Jakmania yant pasti banyak follow saya,” ujarnya.
Meski demikian, Diky memastikan bahwa tidak ada arahan khusus kepada para Jakmania untuk memilih paslon tertentu di Pilkada Jakarta 2024.
Diky memastikan, Jakmania tidak terikat dengan paslon mana pun dan tetap memberi kebebasan kepada mereka untuk memilih sosok yang akan dipercaya sebagai pemimpin Jakarta selama lima tahun ke depan.
“Secara prinsip saya ingatkan, Jakmania bukan organisasi politik, dia organisasi independen, bukan politik. Jadi, tidak terafiliasi oleh apapun,” tuturnya.
“Tapi kalau orang yang identik dengan Jakmania mendukung salah satu paslon, itu hak pribadi masing-masing, politik masing-masing yang diatur dalam undang-undang,” sambungnya.
Sumber: Kompas.com
Pramono Anung Pasrah Pelantikan Kepala Daerah Diundur, Hanya Bisa Tunduk pada Pemerintah Pusat |
![]() |
---|
Prabowo Beri Masukan ke Ridwan Kamil-Suswono sebelum RIDO Batal Gugat Hasil Pilkada Jakarta ke MK |
![]() |
---|
Terima Kekalahan Pilgub Jakarta, RK dan Dharma Tak Ajukan Gugatan ke MK, Ini Reaksi Kubu Pram-Rano |
![]() |
---|
Momen Tim RK Pilih Walk Out saat KPU Umumkan Pramono-Rano Karno Menang di Pilkada 2024 |
![]() |
---|
Cawe-cawe Anies Baswedan di Pilkada Jakarta untuk Pramono-Rano, Adakah Timbal Balik yang Dijanjikan? |
![]() |
---|