Breaking News:

Terkini Nasional

Prabowo Subianto Disebut Punya Dokumen Perjanjian dengan Mahfud MD saat Pilpres 2014, Apa Isinya?

Dokumen perjanjian antara Prabowo Subianto dengan Mahfud MD dilakukan pada saat Pilpres 2014 lalu.

Tayang:
Wartakota/ Yulianto
Menteri Pertahanan RI sekaligus Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) berkunjung ke kediaman Mahfud MD saat masih menjadi Menko Polhukam (kiri) di rumah dinasnya di Jalan Denpasar Raya, Jakarta Selatan, Selasa (25/4/2023). Prabowo Subianto Punya Dokumen Perjanjian dengan Mahfud MD saat Pilpres 2024, Apa Isinya? 

TRIBUNWOW.COM - Presiden terpilih periode 2024-2029, Prabowo Subianto disebut memiliki dokumen perjanjian dengan Mahfud MD.

Dokumen perjanjian antara Prabowo Subianto dengan Mahfud MD dilakukan pada saat Pilpres 2014 lalu.

Hal itu disampaikan oleh Mantan Menko Polhukam sekaligus mantan calon wakil presiden 2024 tersebut.

Sebagai buktinya, Mahfud MD mengaku masih menyimpan sebuah dokumen perjanjian yang ditandatangani langsung oleh Prabowo Subianto pada 2014.

Baca juga: Paman Jadi Presiden Terpilih, Keponakan Minta Prabowo Bentuk Kemenko Perempuan, Ini Alasannya

Baca juga: Daftar 5 Calon Gubernur Pilihan Prabowo di Pilkada Serentak: Banten, Jakarta, Jabar, Jateng, Jatim

Mahfud yang saat itu merupakan Ketua Tim Pemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto dan Muhammad Hatta Rajasa itu masih ingat isi dokumen tersebut.

Dokumen tersebut, kata dia, menunjukkan komitmen Prabowo terhadap penegakan hukum.

 

Mahfud menceritakan, pernah berbicara empat mata dengan Prabowo di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta sebelum diumumkan menjadi Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Hatta.

Dalam pertemuan tersebut, Mahfud menyatakan setuju untuk menjadi Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Hatta karena kepincut strategi yang diusung Prabowo untuk menata Indonesia.

Strategi yang diusung Prabowo saat itu, kata dia, cenderung bergaya strukturalisme di mana penekanannya pada penertiban pejabat-pejabat yang bermasalah dalam melakukan tugasnya.

Mahfud juga mengaku saat itu meminta kepada Prabowo bila menang Pilpres pada 2014 untuk bisa berkiprah di bidang penegakan hukum.

Saat itu, ia membayangkan akan diberi tugas untuk menata Kejaksaan Agung.

Hal itu diungkapkannya dalam podcast Terus Terang Mahfud MD di kanal YouTube Mahfud MD Official pada Selasa (6/8/2024).

Baca juga: Respons PDIP soal Calon Kabinet Baru Prabowo-Gibran, Singgung Kementerian Strategis

"Oh setuju Pak Mahfud. Tulis, tanda tangan Pak Prabowo. Bahkan dia, di konsep yang dia buat itu, saya akan dijadikan menteri utama, tertulis kalau saya bersepakat Pak Mahfud menjadi ketua ini, saya capres. Kalau nanti saya menang Pak Mahfud itu menjadi menteri utama," kata Mahfud mengingat pernyataan Prabowo saat itu.

"Saya bilang, Pak tidak ada menteri utama. Apa Pak Mahfud? Menko. Nah, dicoret tangan dia tulis, menteri koordinator di bidang nanti menangani masalah-masalah hukum dan pada waktu itu saya orang NU dan ikutlah membicarakan menteri agama yang dari NU. Oh setuju Pak Mahfud, tapi ini ya nanti tambah catatan," sambung dia.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Tags:
Terkini NasionalPrabowo SubiantoMahfud MDPilpres 2014
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved