Terkini Nasional
Semangat Lukman Busra: Penjual Bakso Bakar di Dibal Boyolali yang Sukses Pergi Haji di Usia Muda
Kisah perjuangan tukang bakso bakar yang berhasil berangkat haji dengan tekad dan ikhtiarnya.
Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: adisaputro
TRIBUNWOW.COM - Pagi buta di temani hiruk pikuk ayam berkokok jadi teman akrab yang menemani rutinitas, Lukman Busra.
Tujuannya pergi di pagi buta satu, memastikan jika daging yang sudah dibelinya dapat tergiling di penggilingan.
Pulang dari tempat penggilingan, jari jemari terampilnya dengan cekatan langsung mengolah daging yang dibentuknya menjadi bakso.
Percikan air mendidih menjadi wadahnya untuk memasukkan olahan bakso tersebut untuk direbus.
Setelah matang, bakso lantas di kukus terlebih dahulu sebelum akhirnya dimasukkan satu per satu ke dalam tusuk.
Tak lupa, bumbu bakaran, saos dan kecap juga disiapkan.
Semua ditata menjadi satu di dalam gerobak motornya.
Tak terasa, sengatan matahari mulai terasa, Lukman lantas memutuskan untuk berisitirahat sejenak.
Ba'da ashar, Lukman bergegas untuk kembali mengecek bahan-bahan yang hendak digunakan untuk berjualan.
Setelah dirasa lengkap, pria berusia 36 tahun itu lantas mengendarai gerobak motornya.
Menuju ke selatan Bandara Adi Soemarmo, Solo untuk menjajakan bakso bakar dagangannya.
Di bawah pepohonan rindang, Lukman menunggu kedatangan para pembelinya dengan sabar.
Tak terasa, sudah 11 tahun lamanya kegiatan-kegiatan itu dilakukan Lukman.
Di mana, ia sudah merintis usaha bakso bakarnya sejak 2013 silam tak lama setelah menikah.
Perjuangan Haji Tukang Bakso Bakar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/Lukman-2.jpg)