Kabinet Jokowi
Polemik Pemberian Gelar Kehormatan Prabowo, Permasalahkan Karier Militer hingga Kata Ajudan Habibie
Prabowo Subianto tidak pergi dari militer lantaran pensiun seperti halnya para penerima gelar yang lainnya.
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Sementara itu, menurut Presiden Jokowi, ia tak menampik adanya pro dan kontra jabatan baru Prabowo itu.
"Ini bukan hanya sekarang, dulu Bapak Susilo Bambang, Pak Luhut, sesuatu yang sudah biasa di TNI maupun di Polri," ujar Jokowi dari YouTube Kompas TV.
"Ya kalau transaksi politik ya kita berikan saja sebelum pemilu, ini setelah pemilu jadi supaya tidak ada anggapan seperti itu."
Baca juga: Prabowo Dianggap Beruntung karena Didukung 2 Presiden dalam Pemerintahannya Nanti, Bisa Terkendali
Selain itu, Jokowi mengatakan bahwa ada rekomendasi yang ia terima dalam kenaikan pangkat Prabowo Subianto tersebut.
"Tahun 2022 Bapak Prabowo Subianto ini sudah menerima anugerah Bintang Yoga Dharma Utama atas jasa-jasanya di bidang pertahanan, sehingga memberikan kontribusi luar biasa bagi kemajuan TNI dan negara," tuturnya.
"Pemberian anugerah tersebut ini telah melalui verifikasi dari dewan gelar tanda jasa dan tanda kehormatan."
Jokowi juga menyebut orang yang telah mengusulkan kenaikan pangkat itu.
"Indikasi dari penerimaan anugerah bintang tersebut sesuai dengan UU nomor 20 tahun 2019 kemudian panglima TNI mengusulkan agar Pak Prabowo diberikan pengangkatan dan kenaikan pangkat secara istimewa, semuanya memang diangkat dari bawah."
"Berdasarkan usulan Panglima TNI saya menyetujui untuk memberikan kenaikan pangkat secara istimewa." (TribunWow.com)
Sumber: TribunWow.com
Jokowi Minta Maaf ke Para Menteri saat Sidang Kabinet Terakhir: Mohon Maaf Sebesar-besarnya |
![]() |
---|
Jokowi Dianggap Tak Malu Lakukan Nepotisme dalam Pelantikan 3 Wakil Menteri dari Orang Dekat Prabowo |
![]() |
---|
3 Momen Menarik Pertemuan PM Singapura dengan Jokowi yang Didampingi Prabowo, Beda Cara Jabat Tangan |
![]() |
---|
2 Kali Pertemuan Prabowo dan Menlu Singapura Vivian Balakrishnan dalam Waktu 6 Bulan, Apa Bedanya? |
![]() |
---|
100 Hari Pertama AHY Jadi Menteri ATR/ BPN: Dapat Puluhan Surat hingga Apakah Target Sudah Tercapai? |
![]() |
---|