Terkini Nasional
Mengapa Prabowo Dapat Pangkat Jenderal Kehormatan dari Jokowi? Ini 8 Tokoh yang Pernah Terima
Pemberian pangkat Jenderal Kehoramatan kepada Prabowo merupakan usulan dari Markas Besar TNI kepada Presiden Jokowi.
Editor: Elfan Fajar Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memberikan atau menyematkan pangkat Jenderal Kehormatan kepada Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto.
Pemberian pangkat Jenderal Kehoramatan kepada Prabowo merupakan usulan dari Markas Besar TNI kepada Presiden Jokowi.
Bukan tanpa alasan penyematan pangkat jenderal kehormatan itu diberikan kepada Prabowo Subianto.
Penyematan itu diberikan berdasarkan atas dedikasi dan kontribusi Prabowo Subianto di bidang militer dan pertahanan.
Baca juga: Pendekatan Kubu Prabowo-Gibran ke Partai Koalisi Pendukung Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud MD
Baca juga: Real Count KPU 100 Persen di 16 Kabupaten/ Kota, 2 Wilayah Dimenangkan 01, Prabowo-Gibran Dominan
Rencananya, penyematan pangkat Jenderal Kehormatan kepada Prabowo dilakukan Jokowi saat rapat pimpinan (rapim) TNI-Polri di Markas Besar (Mabes) TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.
Kabar tersebut telah dikonfirmasi Kapuspen TNI, Mayjen Nugraha Gumilar.
"Iya betul," kata Nugraha.
Apa itu Jenderal Kehormatan?
Diketahui, jenderal adalah pangkat tertinggi yang dapat dicapai oleh seorang perwira tinggi karier di TNI Angkatan Darat (AD).
Pangkat ini satu tingkat di atas Letnan Jenderal (Letjen) dan berbintang empat.
Tanda pangkat Jenderal di Indonesia digunakan untuk jabatan Kepala Staf TNI AD, Wakil Panglima TNI, atau Panglima TNI.
Nah, pada Prabowo, pangkat terakhirnya sebelum dicopot dari jabatan adalah Letnan Jenderal (Purn) alias bintang tiga.
Pangkat itu diterima Prabowo saat menjabat sebagai menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) pada 1998.
Namun pada 23 Mei 1998, Presiden RI saat itu, BJ Habibie mencopot Prabowo dari jabatan sebagai Pangkostrad.
Oleh Habibie, Prabowo lantas ditempatkan sebagai Komandan Sekolah Staf dan Komando ABRI.
| BPKH Wujudkan Keadilan Sosial Bagi Masyarakat Indonesia: Bikin Haji Tak Pandang soal Latar Belakang |
|
|---|
| Semangat Lukman Busra: Penjual Bakso Bakar di Dibal Boyolali yang Sukses Pergi Haji di Usia Muda |
|
|---|
| Tangis Haru Tukang Gali Kubur di Solo: Berjuang Haji Bersama, Ditinggal 1 Tahun Sebelum Berangkat |
|
|---|
| Seruan Baitullah untuk Semua: Perjuangan Tukang Gali Kubur dan Tambal Ban di Solo Bukti Nyatanya |
|
|---|
| Ikhtiar Berkelanjutan BPKH Wujudkan Mimpi semua Bisa Haji Tanpa Terkecuali |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/Prabowo-dan-Jokowi-setelah-meresmikan-RSPPN-Senin-1922024.jpg)