Breaking News:

Perang Israel Vs Hamas

Beda Israel dan Hamas yang Kembalikan Sandera ke Tempat Asal: Lambaikan Tangan ke Pejuang Palestina

Di hari kedua gencatan senjata, Israel mengembalikan tahanan Palestina di tahap kedua, terungkap pengakuan tahanan yang disiksa.

Kolase AP/ Bangkapos
Warga Palestina yang dibebaskan oleh Israel, Minggu 26 November 2023 

TRIBUNWOW.COM - Israel dan Hamas menyepakati gencatan senjata selama 4 hari terhitung mulai Jumat 24 November 2023 waktu setempat.

Selain itu, Israel dan Hamas juga akan membebaskan para sandera secara bertahap untuk dikembalikan ke tempat asal mereka.

Dikutip dari Middle East Eye, sejumlah sandera terpantau sudah dikembalikan ke pihak asal mereka.

Baca juga: BREAKING NEWS: Israel Setujui Gencatan Senjata dengan Hamas 4 Hari, Para Tahanan Dibebaskan Bertahap

Di hari kedua gencatan senjata, Israel mengembalikan tahanan Palestina di tahap kedua.

Mereka terdiri dari 6 wanita dan 33 anak-anak dan remaja yang dilepas di Tepi Barat, Palestina yang diduduki Israel.

Para tahanan yang dibebaskan terlihat memeluk keluarga yang sudah menunggu.

Selain itu, para sandera juga diarak di jalanan sebagai bentuk rasa terima kasih.

Baca juga: Israel Ogah Stop Serang Gaza, Tak Peduli Warganya yang Disandera Hamas Turut Jadi Korban

Dalam kesempatan itu, para remaja yang pernah jadi tahanan bercerita soal pahitnya pengalaman mereka.

Selama jadi sandera, para tahanan mendapatkan pukulan dan perlakuan kasar oleh militer Israel.

Seorang wanita Palestina Israa Jaabis mengatakan detik-detik dirinya jadi sandera.

Saat itu militer Israel menyerbu rumahnya dan membubarkan awak media di sana.

"Kita harus berupaya membebaskan semua tahanan dari penjara pendudukan," kata Israa Jaabis.

Baca juga: AS Minta Israel Waspada saat Serangan, Bedakan antara Warga Sipil dan Hamas setelah Korban Meningkat

Momen dua warga Israel yang disandera Hamas telah dibebaskan
Momen dua warga Israel yang disandera Hamas telah dibebaskan (Youtube the sun)

Saat kembali ke rumah, para sandera pun juga tidak bisa lagi menempatinya lantaran bangunan yang sudah habis dibom oleh Israel.

Hal berbeda terjadi pada sandera Israel yang dibawa oleh Hamas.

Diketahui, pada gelombang kedua pembebasan sandera, Hamas menyerahkan sebanyak 4 orang warga Thailand dan 13 warga Israel.

Mereka semua diserahkan ke Komite Internasional Palang Merah untuk dikembalikan ke tempat asalnya.

Hamas juga merilis rekaman pembebasan itu.

Terlihat para tawanan yang dibebaskan tersenyum dan melambaikan tangan ke arah Hamas.

Baca juga: Di Tengah Konflik Israel Vs Hamas, Kabinet Perang Netanyahu juga Terpecah dan saling Tak Percaya

Tak terlihat raut ketakutan pada para sandera bahkan mereka juga dibekali makanan oleh Hamas untuk dibawa ke perjalanan pulang.

Diberitakan sebelumnya, Israel dan Hamas sepakat untuk menghentikan pertempuran selama empat hari.

Mereka juga akan memberikan kebebasan bagi puluhan sandera yang ditahan di Jalur Gaza, Palestina.

Hal ini disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri Qatar yang mengatakan pihaknya akan mengumumkan soal sandera yang dibebaskan.

Pembebasan sandera itu akan dimulai setelah 24 jam pengumuman gencatan senjata dilakukan kedua belah pihak.

Meskipun begitu, Israel masih terus melakukan serangan di kota Tepi Barat.

Setidaknya enam warga Palestina telah dibunuh di Minggu pagi saat gencatan senjata memasuki hari ketiga. (TribunWow.com/ Tiffany Marantika)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Perang Israel Vs HamasIsraelHamasPalestinaGaza
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved