Perang Israel Vs Hamas
AS Minta Israel Waspada saat Serangan, Bedakan antara Warga Sipil dan Hamas setelah Korban Meningkat
Joe Biden meminta pasukan Israel untuk menghindari serangan yang membuat lebih banyak korban sipil di Gaza.
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Elfan Fajar Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Israel diminta harus melindungi warga Gaza yang tak bersalah dalam konflik dengan Hamas.
Dikutip dari Arab News, hal itu dikatakan oleh pihak Gedung Putih, Amerika Serikat, Senin 30 Oktober 2023.
Awalnya, Presiden AS Joe Biden menjanjikan peningkatan bantuan yang signifikan ke wilayah Palestina.
Baca juga: Akses Internet dan Telepon di Gaza Terputus Total, Buka Ancaman jika Kekejaman Israel Tak Terendus
Namun, Joe Biden meminta pasukan Israel untuk menghindari serangan yang membuat lebih banyak korban sipil di Gaza.
Disebutkan, lebih dari 8.000 warga sipil, setengah di antaranya adalah anak-anak telah jadi korban meninggal atas serangan Israel.
Jumlah itu didapatkan dalam kurun waktu 3 minggu terakhir sejak serangan pada Sabtu 7 Oktober 2023.
Joe Biden telah berkomitmen untuk perlindungan nyawa warga sipil dalam sebuah perjanjian dengan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi.
Baca juga: Detik-detik Tentara Inggris-Israel Terbunuh setelah Melempar Granat Aktif dari Hamas Sebanyak 8 Kali
“Berkomitmen untuk mempercepat dan meningkatkan bantuan yang mengalir ke Gaza secara signifikan mulai hari ini dan seterusnya,” kata pernyataan Gedung Putih.
Seruan tersebut muncul ketika pemerintahan Biden menekankan perlunya melindungi kehidupan warga sipil di tengah konflik yang sedang berlangsung.
“IDF (Pasukan Israel), pemerintah Israel, harus mengambil segala cara yang tersedia bagi mereka untuk membedakan antara Hamas yang merupakan target militer yang sah dan warga sipil,” kata Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan.
Sementara itu, hal serupa juga sudah dikatakan Joe Biden pada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam panggilan telepon.
Baca juga: Melihat Daftar Sisa Sandera Hamas setelah 2 Warga Israel dan 2 Warga Amerika Telah Dibebaskan

Ia meminta agar aliran bantuan untuk warga Palestina bisa dipercepat agar memenuhi kebutuhan sipil.
“Presiden menegaskan kembali bahwa Israel mempunyai hak dan tanggung jawab untuk membela warganya dan menggarisbawahi perlunya melakukan hal tersebut dengan cara yang konsisten dengan hukum kemanusiaan internasional yang memprioritaskan perlindungan warga sipil,” kata pernyataan tersebut.
Saat ini diketahui, masih banyak warga Amerika yang berada di Jalur Gaza dan warga asing lainnya.
Namun, mereka tak diizinkan pergi karena situasi yang tak memungkinkan. (TribunWoW.com/ Tiffany Marantika)
Sumber: TribunWow.com
Hamas akan Nyatakan Kemenangan dalam Perang Gaza Lawan Israel setelah Kesepakatan Gencatan Senjata |
![]() |
---|
Tentara Israel IDF Diklaim Alami Rugi Besar di Jabalia, Disebut Lakukan Serangan Tanpa Arah |
![]() |
---|
Kegagalan Intelijen Israel pada 7 Oktober Buktikan Hamas Sulit Disusupi |
![]() |
---|
Ali Khamenei Sebut Tak Butuh Pasukan Proksi: Pejuang Perlawanan Bertempur atas Keyakinan Sendiri |
![]() |
---|
Ali Khamenei Tegas Teheran Katakan Tidak Butuh Pasukan Proksi seperti Hizbullah-Houthi |
![]() |
---|