Pilpres 2024
Viral Joget Gemoy ala Prabowo Subianto: Beda dengan Pilpres 2019 Lalu hingga Upaya Gaet Pemilih Muda
Lewat joget gemoy, Prabowo dianggap menggunakan komunikasi dengan berbasis pada spirit nilai-nilai kenabian, Minggu (26/11/2023).
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Calon Presiden Prabowo Subianto dan timnya memviralkan joget gemoy yang kerap dilakukan sang capres.
Satu di antaranya saat Prabowo Subianto menghadiri pengundian nomor urut capres-cawapres di KPU RI.
Saat itu, Prabowo terlihat berjoget di depan para paslon lain hingga viral di media sosial.
Baca juga: LSN Ungkap 5 Alasan Prabowo-Gibran Banyak Unggul dalam Survei Elektabilitas Jelang Pilpres 2024
Banyak yang menyebut jogetan Prabowo itu dengan sebutan joget gemoy.
Dikutip dari Tribunnews, mengomentari viralnya joget gemoy, pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah menyebut ada gaya komunikasi yang ingin ditunjukkan Prabowo dan timnya.
Lewat joget gemoy, Prabowo dianggap menggunakan komunikasi dengan berbasis pada spirit nilai-nilai kenabian, Minggu (26/11/2023).
Selain itu, bisa terlihat sisi humanis Prabowo yang dianggap tulus berjuang lewat jogetan tersebut.
"Prabowo tampak lebih tulus berjuang. Dia tidak pernah menyerang," tambahnya.
"Dan saat diserang, dia lebih memilih diam ketimbang melayani serangan, termasuk fitnah.
"Saya melihat Prabowo itu sebenarnya sedang mengamalkan jurus komunikasi profetik," tambah Toto.
Baca juga: Reaksi Prabowo saat Kehabisan Waktu Berpidato, Lakukan Joget Gemoy hingga Jawab: Ya Saya Tahu
Menurutnya, gaya komunikasi ini sangat berbeda dengan karakter yang dibangun Prabowo saat Pilpres 2019 lalu.
"Inilah yang membedakan Prabowo hari ini dengan Prabowo dulu, tepatnya pada Pilpres 2019 lalu," katanya.
"Seperti yang terpotret di survei LSI Denny JA, secara karakter personal, Prabowo hari ini dipersepsi sebagai figur strong leader," ungkapnya.
Menurut Toto, hal yang membedakannya dengan Prabowo dulu, saat ini sudah mulai dipersepsi plus, yaitu selain strong leader, juga figur yang semakin humanis.
Termasuk terlihat dari sikapnya yang tak mudah terpancing, tak lagiĀ emosional dan lebih sering bercanda.
Baca juga: Kelakar Ridwan Kamil saat Nongki Bareng Prabowo dan Dedi Mulyadi, Singgung soal Teknik Jadi Gemoy

Sumber: TribunWow.com
Sapa 3 Partai Pendukung Ganjar-Mahfud, Megawati Sebut Tak Ada Koalisi dan Oposisi: Kerjasama |
![]() |
---|
Anies Baswedan Kaget Dirinya Cetak Sejarah dengan Datang ke Agenda Penetapan Presiden Terpilih |
![]() |
---|
Momen Jokowi Kenalkan Prabowo saat Membuka World Water Forum di Depan Para Negara Delegasi |
![]() |
---|
Reaksi 2 Kepala Negara saat Prabowo Kenalkan Gibran sebagai Wakil Presiden Terpilih: Sangat Muda |
![]() |
---|
2 Faktor Penyebab Prabowo dan Megawati Tak Kunjung Bertemu seusai Pilpres 2024 Menurut Pengamat |
![]() |
---|