Breaking News:

Pilpres 2024

Viral Joget Gemoy ala Prabowo Subianto: Beda dengan Pilpres 2019 Lalu hingga Upaya Gaet Pemilih Muda

Lewat joget gemoy, Prabowo dianggap menggunakan komunikasi dengan berbasis pada spirit nilai-nilai kenabian, Minggu (26/11/2023).

YouTube Tribunnews
Prabowo viral dengan joget gemoy - Lewat joget gemoy, Prabowo dianggap menggunakan komunikasi dengan berbasis pada spirit nilai-nilai kenabian, Minggu (26/11/2023). 

Sementara itu, dikutip dari Antara, Ketua DPD Partai Golkar Surabaya Arif Fathoni juga mengatakan joget gemoy ini sempat jadi kontroversi.

Pasalnya, ada yan menyebut jika jogetan itu diberikan Prabowo karena menutupi ketidakmampuannya soal gagasan.

"Narasi menjatuhkan dan lain sebagainya wajar dalam kompetisi," tulis Arif, Jumat (24/11/2023).

Namun, maksud yang ingin disampaikan melalui joget gemoy tersebut adalah soal penarikan pemilih muda.

"Sejumlah data statistik menunjukkan bahwa pemilu 2024 nanti akan ada kenaikan jumlah pemilih usia produktif di atas 50 persen," kata Arif.

"Anak muda ingin suasana politik riang gembira, itulah pesan yang ingin disampaikan oleh Prabowo dan Gibran setiap kemunculannya."

Baca juga: Reaksi Prabowo saat Kehabisan Waktu Berpidato, Lakukan Joget Gemoy hingga Jawab: Ya Saya Tahu

Dikutip dari RRI, Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran, Dedi Mulyadi pun juga mengadakan lomba joget gemoy pada Sabtu, (25/11/2023).

Lomba joget gemoy itu diikuti oleh puluhan warga dari berbagai kalangan.

Lomba ini melibatkan tiga orang dewan juri dan memperebutkan hadiah Rp 10 juta.

Adapun kriteria penilain terdiri dari dua, yaitu, keunikan pakaian dan penampilan serta kemiripan gerakan joget dengan tokoh yang menjadi brand gemoy tersebut, yaitu Prabowo. (TribunWow.com/ Tiffany Marantika)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
gemoyPrabowoDedi MulyadiLSI Denny JA
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved