Terkini Daerah
Caturida Meiwanto Doktoralina Sebut 70 Ribu UMKM di Aceh Harus Dapat Perhatian, Ini Alasannya
Sebanyak 74.810 UMKM di Aceh harus mendapat perhatian agar dapat tumbuh mandiri secara ekonomi.
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Dekan Fakultas Bisnis dan Ilmu Sosial (FBIS) Universtias Dian Nusantara (UNDIRA), Caturida Meiwanto Doktoralina, Ph. D menegaskan bahwa 74.810 UMKM di Aceh harus mendapat perhatian.
Ini merupakan prasyarat agar Aceh dapat tumbuh mandiri secara ekonomi.
Alasannya adalah, Aceh merupakan daerah otonom khusus dengan basis perkembangan ekonomi yang berbeda.
Jika puluhan ribu UMKM tersebut bergerak secara pasar, diharapkan, Aceh memiliki ketahanan ekonomi pada 2045, saat Indonesia merayakan seratus tahun kemerdekaannya.
Artinya, waktu tersisa hanya 22 tahun untuk ekonomi Aceh bangkit.
Pernyataan Catur tersebut diungkapkan setelah penandatanganan kerjasama antara UNDIRA dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBIS) UIN Ar-Raniry, pada Kamis (14/09/2023).
Penandatangan itu dihadiri juga Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Mujiburrahman.
Catur juga menegaskan bahwa kerjasama tersebut juga diharapkan dapat meneruskan capaian yang telah dilakukan oleh pemerintah Aceh.
"Aceh itu khusus. Oleh karenanya, pendekatannya harus khusus dan tidak dapat menggunakan sistem ekonomi yang kita kenal selama ini. Oleh karena itu, saya melihat bahwa puluhan ribu UMKM itu sebagai kendaraan untuk mencapai kemakmuran di Aceh. Umkm yang tidur harus dibangunin, yang sudah bergerak harus dipacu agar bergeraknya lebih cepat, yang belum ada sesuai kebutuhan akan dimunculkan," ujar Caturida, yang juga Taprof Bid. Ekonomi Lemhannas RI itu seperti rilis yang diterima TribunWow.com, Jumat (15/9/2023).
Catur juga meyakini bahwa kerjasama kedua perguruan tinggi tersebut akan mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi Aceh.
Selain mengurangi angka kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan, kerjasama itu diharapkan dapat mempertahankan bahkan meningkatkan kinerja ekonomi yang telah dilakukan pemerintah Aceh.
Dalam pidatonya pada Jumat (08/09/2023), PJ Gubernur Achmad Marzuki menjelaskan capaian yang telah dilakukan pemerintah.
Pada tahun 2023, pertumbuhan ekonomi meningkat menjadi 4,23 persen dari 2,79% pda tahun 2021.
Tingkat inflasi yang sempat meningkat pada tahun 2022 sebesar 5,89%, pada bulan Agustus 2023 menjadi 2,39%.
Menurut Catur, tahun 2045 secara nasional digunakan untuk mengukur tingkat keberhasilan Pembangunan nasional yang bertumpu pada pertumbuhan ekonomi.
Sumber: TribunWow.com
Ajak Masyarakat Desa di Klaten Sadar Lingkungan, Mahasiswa KKN Unisri Buat Plangkat & Pojok Tanam |
![]() |
---|
Tingkatkan Kesadaran Kebangsaan Warga, Mahasiswa KKN 68 UNISRI Gelar HUT ke-80 RI di Desa Manjung |
![]() |
---|
Mahasiswa KKN 68 UNISRI Tata Kelola Perpustakaan SD 2 Manjung demi Tingkatkan Minat Baca Siswa |
![]() |
---|
Tingkatkan Rasa Percaya Diri, Mahasiswa KKN UNISRI Gelar Sosialisasi Public Speaking untuk Siswa SD |
![]() |
---|
Modal HP Pribadi, Mahasiswa KKN Unisri Bantu Promosikan Wisata di Desa Manjung |
![]() |
---|