Breaking News:

Terkini Daerah

Detik-detik Kombes Bostang Dicecar Media, Heboh Diisukan Datangi Indekos Waria Lakukan Intimidasi

Kombes Bostang tak berkomentar banyak ketika dicecar oleh awak media terkait isu dugaan intimidasi terhadap dua orang waria.

Editor: Anung
YouTube Tribun MedanTV
Dua waria bernama Fury dan Deca didampingi kuasa hukumnya saat membuat laporan ke SPKT Polda Sumut, Jumat (23/6/2023). Dua waria ini ngaku diperas diduga personel polisi di gedung Polda Sumut. 

TRIBUNWOW.COM - Sosok Kombes Budiman Bostang Panjaitan kini tengah menjadi sorotan seusai diisukan diduga melakukan intimidasi kepada dua wanita pria (waria) yang juga menjadi korban pemerasan oknum polisi.

Terkait ramainya isu ini, Kombes Bostang sempat dicecar oleh awak media saat keluar dari gedung Propam Polda Sumatera Utara (Sumut).

Dikutip TribunWow dari TribunMedan, saat dicecar tampak Kombes Bostang irit bicara.

Baca juga: Viral Pria Ngaku Oknum Polisi saat Diingatkan Tak Merokok di Jalan, Ditantang Adu Jotos Lain Waktu

"Bentar ya," katanya mengangkat tangan sembari berusaha menghindar, Senin (26/6/2023).

Ditanya mengenai apa urusan dirinya datang ke kos-kosan dua waria itu tengah malam, Kombes Budiman Bostang Panjaitan bungkam.

Wajahnya tampak cemberut ketika diwawancarai sejumlah wartawan.

Dalam hal dugaan intimidasi dan intervensi ini, Kombes Budiman Bostang Panjaitan sempat 'menjual' nama Kapolda Sumut, Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak.

Ketika tengah malam mendatangi kediaman dua waria korban dugaan pemerasan, masing-masing Kamal Ludin alias Deca dan Rianto alias Fury, Bostang mememaksa agar kedua waria itu datang ke Polda Sumut dengan dalih klarifikasi.

Dia datang tanpa membawa surat apapun, dan hanya beralasan, bahwa kasus dugaan pemerasan ini atensi dari Kapolda Sumut.

Karena kedua waria ini ketakutan, keduanya pun menghubungi tim pengacaranya dari LBH Medan.

Saat itu, Bostang disebut sempat terus memaksa keduanya untuk ikut bersamanya.

"Didatangi oleh Kombes Budiman Bostang Panjaitan dan AKBP Budi. Mendatangi rumah ataupun kos-kosan klien kita untuk apa kita tidak tahu, karena tidak ada surat-menyurat," kata Direktur LBH Medan, Irvan Saputra, Senin (26/6/2023).

Irvan menjelaskan, Kombes Budiman Bostang Panjaitan dan AKBP Budi datang ke kediaman kliennya tanpa surat tugas.

Alasannya, kliennya dipaksa datang ke Polda Sumut untuk klarifikasi.

"Mereka menyampaikan ini atensi Kapolda, ayo ke Polda Sumut, klarifikasi. Tanpa ada surat menyurat bahwa dia juga sudah punya pengacara. Memanggil dan menggedor-gedor kos-kosan," kata Irvan.

Halaman
123
Tags:
WariaPolda SumutMedanIntimidasi
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved