Ponpes Al Zaytun dan Ajarannya
Sempat Kunjungi Al Zaytun, Wagub Jabar Beberkan Pesan Panji Gumilang untuk Ridwan Kamil: Bilangin
Wagub Jawa Barat, UU Ruzhanul Ulum sempat mengunjungi Ponpes Al Zaytun, bahkan dirinya membongkar pesan yang dititipkan Panji untuk Ridwan Kamil.
Penulis: dian shinta mukti
Editor: Elfan Fajar Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun di Indramayu, Jawa Barat pimpinan Panji Gumilang sedang menjadi perhatian publik karena ajarannya yang dianggap sesat.
Atas hal itu, Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat, UU Ruzhanul Ulum pernah bertemu dengan sosok Panji Gumilang di Ponpes Al Zaytun beberapa waktu lalu.
Lantas selang beberapa hari, UU Ruzhanul mengaku dirinya kembali dihubungi Panji Gumilang.
Dilansir TribunWow.com dari kanal YouTube tvOneNews pada Selasa 20 Juni 2023, UU Ruzhanul mengatakan Panji Gumilang menitipkan pesan untuk Gubernur Jawa Barat yaitu Ridwan Kamil.
Baca juga: Polemik Ponpes Al Zaytun, Diduga Sebar Ajaran Sesat hingga Peras Harta Jamaah, Ini Kata Mahfud MD
Dalam pesannya tersebut, Panji berujar siap dimintai keterangan soal ajaran yang ada di Ponpes Al Zaytun.
"Saya bilang tidak berarti beliau tidak kooperatif cuma beliau menelpon saya 'Beliau (Panji) siap untuk kooperatif dan siap apa yang diharapkan dan diinginkan untuk menjelaskan bilangin Pak UU sama pak gubernur' ya saya sampaikan ke Pak Gubernur, begitu," ujar UU Ruzhanul.
"Bukan dia tidak koopertif justru dia siap untuk menerima," sambungnya.
Lantas saat disinggung mengenai kesulitan menangani Ponpes Al Zaytun, UU Ruzhanul memilih untuk tidak menjawabnya.
UU Ruzhanul menilai pihaknya kini belum memulai penyelidikan terkait ajaran di Ponpes Al Zaytun.
Ia menandaskan pihaknya kini baru membentuk tim penyelidikan.

"Sebenarnya saya tidak bisa menjawab kesulitan atau tidak karena kita kan baru bergerak, baru membuat sebuat tim pak gubernur, jadi enggak ada bahasa mudah atau sulit karena belum ada action sampai hari ini baru pembuatan tim seperti itu," terang UU Ruzhanul.
Di samping itu, UU Ruzhanul mengungkap alasan pemerintah baru bergerak sekarang, padahal Ponpes Al Zaytun telah lama dianggap meresahkan oleh masyarakat.
UU Ruzhanul berujar Pemprov tak ingin membuat nama Pesantren menjadi lebih jelek di mata publik.
"Kenapa sekarang Pemprov action dikhawatirkan ada hal-hal yang tidak diinginkan ada korban itu dan ini yang ujung-ujungnya pesantren citranya bisa kurang baik," beber UU Ruzhanul.
Baca juga: Kontroversi Ibadah Haji ala Panji Gumilang: Ponpes Al Zaytun Dianggap Kabah, Tawaf Pakai Mobil
"Begitu juga mungkin ada korban dari pihak masyarakat, maka pemerintah provinsi Jawa Barat sigap dalam masalah ini, Pak Gubernur respons dalam masalah ini makanya langsung buat tim untuk bergerak."