Terkini Daerah
Pengakuan 'Jagal' di Klaten, Penggal Kepala Korban Hanya karena Uang Rp 20 Ribu: Biar Puas Saja
Warga Dukuh Dumung, Desa Nangsri, Kecamatan Manisrenggo, Klaten, dihebohkan dengan penemuan mayat perempuan dengan kepala terpenggal.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Elfan Fajar Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Warga Dukuh Dumung, Desa Nangsri, Kecamatan Manisrenggo, Klaten, dihebohkan dengan penemuan mayat perempuan dengan kepala terpenggal, Kamis (22/6/2023).
Dilansir TribunWow.com, korban berinisial RRJA (57) tewas mengenaskan di dalam rumah kontrakannya.
Nahas, kepala dan tubuh RRJA ditemukan di tempat terpisah.
Kepalanya ditemukan di ruang tamu, sedangkan tubuhnya berada di kamar tidur.
Baca juga: Sempat Selfie dengan Istri, Calon Haji Asal Klaten Meninggal di Pesawat saat Terbang ke Makkah
Baca juga: Pelatih Berusia 14 Tahun Jadi Tersangka Tewasnya Siswa SMP di Klaten, Pukuli Korban saat Latihan
Korban dibunuh oleh rekan kerjanya, Turah alias Daud (40) karena perkara sepele.
Daud mengaku tak terima saat dituduh mencuri uang Rp 20 ribu milik korban.
Kejadian tragis itu berlangsung pada Kamis (22/6/2023) sekira pukul 01.30 WIB.
Saat ditanya, Daud mengaku puas seusai memutilasi tubuh rekannya.
Ia pun tak menyesali perbuatan keji tersebut.
Di hadapan awak media, Daud mengaku sudah merencanakan pembunuhan ini.

Baca juga: Alasan Pelaku Mutilasi Korban dan Buang Mayat di Sungai Sekitaran Solo-Sukoharjo, Awalnya Bingung
Baca juga: Kasus Pembunuhan Berantai? Potongan Tubuh Ditemukan di Surabaya dan Sidoarjo, Diduga Korban Mutilasi
Hanya saja, mulanya ia tak berencana memutilasi tubuh korban.
Daud menghabisi nyawa korban dengan mencekik, membanting dan memukul tubuhnya.
Dengan keberingasannya, Daud lantas mengambil pisau dan golok di gudang lalu menyabetkannya ke leher korban.
"Kalau niat (memutilasi) enggak. Intinya biar saya puas saja," ujar Daud, dikutip dari TribunSolo.com, Kamis (22/6/2023).
Menyerahkan Diri