Terkini Daerah
Persaingan Bisnis Prostitusi Online di Bandung Berujung Pembunuhan, Pelaku Sebut Rebutan Lahan
Persaingan antar dua komplotan prostitusi online di Bandung memanas hingga berujung pada aksi pembunuhan.
Editor: Anung
TRIBUNWOW.COM - Sebuah komplotan prostitusi online di Kota Bandung, Jawa Barat nekat membunuh kelompok prostitusi lawannya demi menghilangkan persaingan.
Dari pengakuan pelaku yang ditangkap, mereka mengaku membunuh korban dipicu rebutan lahan apartemen yang menjadi basis operasi prostitusi online mereka.
Dikutip TribunWow dari TribunJabar, sejauh ini sudah ada empat pelaku diamankan oleh pihak kepolisian.
Baca juga: Prostitusi Online di Sleman Tawarkan Anak di Bawah Umur ke Pelanggan Seharga Rp 250-400 Ribu
"Kita ungkap dulu kasus (pembunuhan) yang penting terungkap. (Soal prostitusi) kita dalami," ujar Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Budi Sartono saat ungkap kasus, di Mapolrestabes Bandung, Selasa (18/4/2023).
Menurutnya, antara korban dan pelaku ini diduga sama-sama menjalankan bisnis prostitusi melalui aplikasi MiChat. Kedua kelompok ini kemudian tidak mau adanya persaingan sehingga melakukan pembunuhan.
"Sementara motifnya pertikaian antar kelompok, apartemen yang memang digunakan untuk transaksi MiChat," katanya.
Budi pun memastikan, akan mendalami bisnis prostitusi online yang dijalankan para tersangka.
"Ya nanti kita cek, yang penting tersangkanya sudah ada," ucapnya.
Sebelumnya, Polisi akhirnya meringkus para pelaku pembunuhan yang membuang korbannya di sejumlah Rumah Sakit (RS) di Kota Bandung.
Baca juga: Incar Anak-anak, Pasutri Pelaku Prostitusi Online di Yogya Buat Korban Merasa Berutang Budi
Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Budi Sartono mengatakan, peristiwa yang terjadi di Taman Lansia, pada 18 Maret 2023 itu bermula dari keterangan salah satu korban yang berhasil selamat, saat dibuang para pelaku di rumah sakit.
Dari keterangan korban selamat bernama Ganjar, polisi kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi empat orang pelaku pembunuhan tersebut.
"Pada kasus ini ada empat orang yang diamankan, mereka berinisial N, HP, MA dan MF," ujar Budi, saat ungkap kasus di Mapolrestabes, Selasa (18/4/2023).
Ke empat pelaku itu, kata dia, ditangkap ditempat berbeda. Pelaku pertama berinisial N ditangkap di Bali, kemudian HP diamankan di Palembang. Dua pelaku lainnya, diamankan di wilayah Bandung Raya.
Dari hasil pemeriksaan sementara, para pelaku ini nekat membunuh dua korban bernama Rangga dan Sigit karena rebutan lahan apartemen yang jadi tempat prostitusi online. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Berawal dari Pembunuhan, Polisi Dalami Dugaan Prostitusi Online di Apartemen di Bandung