Breaking News:

Terkini Daerah

Rudapaksa 17 Santriwati, Wildan Mashuri Punya Anak Perempuan dan Istrinya Ikut Kerja di Ponpes

Melakukan pelecehan seksual terhadap 22 santriwati, Wildan Mashuri ternyata merupakan seorang ayah yang memiliki 1 anak perempuan.

Editor: Anung
Tribunnews.com/Istimewa
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi (kiri) bersama Gubernur Ganjar Pranowo memimpin jumpa pers kasus pencabulan belasan santriwati oleh pengasuh pondok pesantren di Batang, Jawa Tengah. Ganjar sempat tersulut emosi saat menanyakan sejumlah hal pada pelaku pencabulan. Pelaku diketahui bernama Wildan Mashuri Amin (57) ternyata sudah berkeluarga memiliki istri dan 1 orang anak perempuan. 

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, ikut hadir dalam konferensi pers kasus pencabulan santriwati yang digelar di Mapolres Batang, Selasa (11/4/2023).

Ganjar terlihat emosi ketika bertemu dengan pelaku dan memberikan sejumlah pertanyaan.

"Kenapa kamu tega melakukan itu. Apalagi korbanmu itu masih anak-anak. Kamu tidak sadar bahwa itu salah."

"Jujur saja sekarang, berapa santri yang jadi korbanmu," ungkapnya.

Pelaku yang mengenakan baju tahanan mengaku telah mencabuli 15 santriwati yang kini masih berada di ponpes dan 2 santriwati yang sudah lulus.

"Berarti 17 korban, ada lagi tidak. Jujur saja," tegas Ganjar.

Menurut Ganjar, kasus pencabulan ini sangat serius karena terjadi di lingkungan pendidikan.

Ia akan membuka posko pengaduan agar santriwati lain yang menjadi korban dapat melapor.

Baca juga: Rudapaksa ODGJ, Petugas Dinsos di Karawang Ternyata Punya Catatan Buruk saat Bekerja

Politisi partai PDIP itu juga akan menerjunkan psikolog untuk memulihkan trauma para korban.

"Tentu kami marah, apalagi korbannya masih anak-anak. Bagi kami ini serius karena anak kita itu harus dilindungi, bukan untuk dikerasi dalam bentuk apapun."

"Kami akan langsung terjunkan tim, membuka posko dan trauma healing pada korban," terangnya.

Selain itu, Ganjar akan meminta Kemenag Jawa Tengah melakukan evaluasi terhadap ponpes yang terletak di Wonosegoro, Bandar, Batang.

"Akan kita evaluasi, apakah semuanya layak. Kalau tidak, ya kita tutup," bebernya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sosok Wildan Mashuri Amin, Pengasuh Ponpes di Batang yang Cabuli 22 Santriwati

Tags:
SantriwatiPelecehan SeksualPencabulan anak di bawah umurBatangPonpesPondok Pesantren
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved