Breaking News:

Anak Pejabat Aniaya Remaja

Lemas setelah Diperiksa KPK, Rafael Alun Ayah Mario Dandy Minta Dikasihani: Saya Sudah Lelah

Mantan pejabat pajak Rafael Alun Trisambodo enggan memberikan klarifikasi setelah selesai memenuhi panggilan KPK.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
KOMPAS.com/Syakirun Ni'am
Mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Rafael Alun Trisambodo (jaket hitam) mengaku lelah setelah menjalani pemeriksaan terkait harta kekayaannya oleh tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (1/3/2023). 

TRIBUNWOW.COM - Rafael Alun Trisambodo, ayah tersangka penganiayaan Mario Dandy Satriyo (20) memenuhi panggilan KPK, Rabu (1/3/2023).

Dilansir TribunWow.com, mantan pejabat Ditjen Pajak RI tersebut mengaku lelah dan minta dikasihani.

Ia pun mendoakan agar korban D (17) anak pengurus GP Ansor yang dianiaya putranya bisa segera pulih.

Baca juga: Kejanggalan Rubicon dan Motor Gede Mario Dandy, Dimiliki Penghuni Gang Sempit, KPK: Ini Tak Mungkin

Adapun pemanggilan Rafael oleh KPK dilakukan guna mendapat klarifikasi terkait sumber kekayaannya yang dilaporkan mencapai Rp 56,1 miliar.

Ia pun menjalani pemeriksaan sejak pagi dan baru keluar dari gedung Merah Putih KPK sekira pukul 17.39 WIB.

Rafael yang tampak lemas enggan memberi jawaban soal materi pemeriksaan.

Ia justru meminta dikasihani lantaran merasa begitu lelah.

"Saya sudah sampaikan itu. Saya sudah lelah, dari pagi (diperiksa) tolong kasihan saya. Saya sudah lelah, saya sudah lelah," ujar Rafael dikutip Kompas.com.

Baca juga: Buntut Kelakuan Mario Dandy, sang Ayah Rafael Alun Trisambodo Resmi Dicopot dan Diperiksa Hartanya

Pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) bernama Rafael Alun Trisambodo saat ini tengah menjalani proses pemeriksaan seusai dipanggil oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI terkait ulah anaknya Mario Dandy Satriyo alias MDS (20) yang melakukan penganiayaan terhadap remaja berinisial D serta aksi Dandy yang kerap mamerkan harta kekayaannya di media sosial (medsos).
Pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) bernama Rafael Alun Trisambodo saat ini tengah menjalani proses pemeriksaan seusai dipanggil oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI terkait ulah anaknya Mario Dandy Satriyo alias MDS (20) yang melakukan penganiayaan terhadap remaja berinisial D serta aksi Dandy yang kerap mamerkan harta kekayaannya di media sosial (medsos). (YouTube Kompastv)

Eks Kepala Bagian Kanwil DJP Jakarta Selatan menekankan bahwa dirinya sudah memenuhi kewajiban untuk klarifikasi soal hartanya sesuai dalam data LHKPN.

"Jadi saya telah memenuhi kewajiban saya untuk memberikan klarifikasi atas undangan yang diberikan oleh KPK kepada saya," kata Rafael.

Kemudian, Rafael turut meminta maaf kepada pihak korban dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Gerakan Pemuda Ansor dan Banser.

Ia mendoakan agar D yang koma setelah dianiaya Mario Dandy lekas siuman dan kembali sehat.

"Saya saat ini mendoakan untuk ananda D, supaya ananda D agar secara sembuh pulih kembali seperti sedia kala," tandasnya.

Sebagaimana diketahui, harta kekayaan Rafael ikut disorot setelah penganiayaan yang dilakukan oleh anaknya.

Masyarakat yang ramai mencari tahu latar belakang Mario Dandy, menemukan bahwa mantan mahasiswa tersebut kerap memamerkan kekayannya.

Halaman
123
Tags:
Rafael Alun TrisambodoMario DandyKPKGP AnsorDitjen Pajak RI
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved