Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Diduga Kirim Foto Satelit untuk Bantu Tentara Bayaran Rusia, Perusahaan Asal China Disanksi AS

Sebuah perusahaan asal China dijatuhi sanksi ekonomi oleh AS karena dicurigai membantu tentara bayaran Rusia yang tergabung Grup Wagner.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Elfan Fajar Nugroho
youtube cgtn
Penampakan China meluncurkan satelit Chuangxin-16 pada Agustus 2022. Diduga Kirim Foto Satelit untuk Bantu Tentara Bayaran Rusia, Perusahaan Asal China Disanksi AS 

TRIBUNWOW.COM - Sebuah perusahaan asal China yang bergerak dalam sektor teknologi dan informasi dituding oleh Amerika Serikat (AS) ikut turun tangan dalam konflik yang terjadi antara Rusia dan Ukraina.

Perusahaan bernama Spacety China dituding telah mengirimkan foto-foto satelit untuk membantu pergerakan tentara bayaran Rusia yang tergabung dalam Grup Wagner.

Dikutip TribunWow dari bbc, akibatnya, perusahaan tersebut kini telah dijatuhi sanksi ekonomi oleh AS.

Baca juga: Respons Keras Rusia atas Pengiriman Tank Jerman, Gencar Serang Ukraina dengan 35 Rudal dan 24 Drone

Spacety China diketahui memiliki kantor di Beijing dan Luxembourg.

Pengumuman sanksi ekonomi ini disampaikan oleh Kementerian Keuangan AS pada Kamis (26/1/2023).

Menurut pemerintah AS foto yang dikirimkan oleh Spacety China kepada Grup Wagner adalah foto-foto wilayah di Ukraina yang memudahkan pergerakan Grup Wagner di Ukraina.

Spacety sendiri belum menjawab tudingan dari pemerintah AS ini.

Sebagai informasi, Spacety China mendeskripsikan dirinya sebagai sebuah perusahaan pionir penyedia teknologi SAR komersil.

SAR sendiri merupakan sebuah jenis dari teknologi radar yang dapat mengirimkan gambar dengan resolusi tinggi menggunakan antena yang lebih pendek.

CEO Spacety China dijabat oleh Yang Feng yang juga mengisi posisi Menteri Ilmu Pengetahuan China.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengaku sempat memberikan peringatan kepada Presiden China Xi Jinping di awal terjadinya konflik antara Ukraina dan Rusia.

Biden mengklaim berhasil menekan China agar tidak ikut-ikutan membantu Rusia dalam konflik di Ukraina.

Dilansir TribunWow, namun media asal Rusia RT memaparkan fakta di lapangan justru terjadi yang sebaliknya.

Baca juga: Penduduk Rusia Khawatir Ukraina Balas Lakukan Invasi setelah Berhasil Rebut Kembali Wilayahnya

Pada wawancara yang disiarkan Minggu (18/9/2022), Biden menjelaskan dirinya sempat memperingatkan Xi Jinping yang tidak mempedulikan sanksi ekonomi negara-negara barat terhadap Rusia.

Kala itu Biden memperingatkan akan menarik investor AS di China jika Xi Jinping terus ngeyel melakukan hubungan dagang dengan Rusia.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Konflik Rusia Vs UkrainaRusiaUkrainaAmerika SerikatChinaVolodymyr ZelenskyXi Jinping
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved