Breaking News:

Pembunuhan Beracun di Bekasi dan Cianjur

Wowon Pembunuh Berantai Diduga Buat Lubang untuk Kubur Istri Keempat, Berikut Tanggapan Calon Korban

Sebuah lubang sedalam dua meter ditemukan di rumah pembunuh berantai Wowon Erawan (60) di Cianjur, Jawa Barat.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
KOMPAS.COM/ FIRMAN TAUFIQURRAHMAN
Lubang sedalam dua meter ditemukan di dalam rumah tersangka Wowon di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Polisi masih menyelidiki tujuan tersangka membuat lubang tersebut. 

TRIBUNWOW.COM - Pihak kepolisian menemukan dua lubang sedalam 2 meter di rumah pembunuh berantai Wowon Erawan alias Aki (60).

Dilansir TribunWow.com, lubang itu dibuat di rumah yang ditinggali dengan istri keempatnya, Iis Suryati di Kampung Babakan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Lubang tersebut disinyalir dipersiapkan untuk korban Wowon selanjutnya yang diduga adalah Iis Suryati sendiri.

Baca juga: Takut Rahasia Bocor, Pembunuh Berantai Wowon Erawan Bunuh 2 Istri, 3 Anak hingga 1 Mertuanya

Diketahui, hingga saat ini pihak kepolisian berhasil mengungkap 9 identitas korban yang dibunuh Wowon, bersama dua rekannya, Solihin alias Duloh (63) dan M Dede Solehuddin.

Kebanyakan korban adalah keluarga Wowon, di mana 3 keluarga pelaku tewas karena diracun di Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.

Adapun lubang di rumah Wowon berada di sebuah ruangan berlantai keramik dengan ukuran 90x60 cm.

Lubang lain juga digali pelaku di samping rumahnya dengan dalih untuk membuat septic tank.

Penampakan tiga tersangka pembunuh berantai atau serial killer bermodus supranatural di Bekasi hingga Cianjur bernama Wowon Erawan alias Aki, Solihin alias Duloh dan M. Dede Solehudin.
Penampakan tiga tersangka pembunuh berantai atau serial killer bermodus supranatural di Bekasi hingga Cianjur bernama Wowon Erawan alias Aki, Solihin alias Duloh dan M. Dede Solehudin. (Tribunnews/ Istimewa)

Baca juga: Wowon Cs Pembunuh Berantai Raup Rp 1 M dari Korbannya, Polisi Tak Yakin Ekonomi Jadi Motif Tunggal

"Seperti yang di belakang ini (rumah Wowon), ada disiapkan lubang baru. Kami akan dalami pada para tersangka," kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi dikutip Kompas.com, Sabtu (21/1/2023).

"Ini artinya sudah direncanakan. Pembunuhan berencana."

Sementara itu, Iis yang ditemui di rumahnya, mengaku tak tahu-menahu kejahatan sang suami.

Menurutnya, tidak pernah ada gelagat aneh yang ditunjukkan Wowon dalam kesehariannya.

Iis juga tak menaruh curiga ketika Wowon tiba-tiba menggali dua lubang di rumah mereka.

"Kan katanya itu buat septic tank dari kamar mandi ibunya, kan misah kamar mandi ibunya sama kamar mandi saya," ucap Iis dikutip KOMPASTV, Sabtu (21/1/2023).

Baca juga: Urutan Pembunuhan Berantai Wowon Cs, 1 Pelaku Ternyata Tak Tahu Istrinya Dihabisi Rekan Sendiri

Lihat tayangan selengkapnya dari menit ke- 01.40:

Cerita Target yang Lolos Pembunuhan Berantai Wowon Cs

Polisi menemukan keberadaan seorang wanita yang lolos dari upaya pembunuhan berantai yang dilakukan Wowon Erawan alias Aki (60), Solihin alias Duloh (63) dan M Dede Solehuddin.

Dilansir TribunWow.com, wanita yang kini menjadi TKW di luar negeri tersebut melarikan diri lantaran takut pada para pelaku.

Sementara itu, seorang tetangga Wowon, juga hampir menjadi korban setelah menenggak kopi beracun.

Baca juga: Cerita Target Korban Pembunuhan Berantai yang Berhasil Lolos dari Wowon Cs: Saya Melarikan Diri

Sebagaimana diketahui, kasus pembunuhan berantai Wowon Cs terungkap karena tewasnya 3 keluarga di Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.

Korban yang tewas adalah keluarga dari Wowon, yakni Ai Maimunah (40) istrinya, serta anak tirinya, Ridwan Abdul Muiz (23) dan Muhammad Riswandi (17).

Setelah penyidikan, pihak kepolisian menemukan 6 korban lainnya, di mana 3 korban dikubur di rumah Wowon di Cianjur, Jawa Barat.

Sementara 2 korban dikubur di kontrakan yang pernah ditempati Wowon di Cianjur, dan 1 korban dibuang ke laut.

Petugas polisi membawa sampel yang diduga penyebab satu keluarga keracunan di Bantargebang, Kota Bekasi, Kamis (12/1/2023).
Petugas polisi membawa sampel yang diduga penyebab satu keluarga keracunan di Bantargebang, Kota Bekasi, Kamis (12/1/2023). (Yusuf Bachtiar/TribunJakarta.com)

Baca juga: Takut Rahasia Bocor, Pembunuh Berantai Wowon Erawan Bunuh 2 Istri, 3 Anak hingga 1 Mertuanya

Lantas, polisi menemukan seorang wanita yang kemudian diketahui bernama Yeni, juga hampir menjadi korban.

Yeni yang masih keluarga dekat Wowon, mengaku hendak dibunuh lantaran mengetahui pembunuhan di Cianjur.

"Kami temukan fakta baru, ada korban lain sebelum TKP Bekasi. Kami dapatkan kesaksian dari salah satu keluarga tersangka," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi dikutip TribunJakarta.com, Jumat (20/1/2023).

"Saya juga hampir dibunuh dan melarikan diri kemudian jadi TKW," lanjutnya.

Yeni kini telah bekerja di Arab Saudi, ia lantas meminta pihak kepolisian mencari tahu nasib teman-temannya yang sempat berurusan dengan Wowon Cs.

"Dia memberikan informasi bahwa tolong dicek temannya ini ini," kata Hengki.

"Apakah masih dalam keadaan sehat?"

Sementara itu, Ujang Zaenal, tetangga Wowon dan Solihin di Babakan Mande, Desa Gunungsari, Kecamatan Ciranjang, Cianjur, Jawa Barat, mengaku bernasib apes.

Ia hampir menjadi korban lantaran meminum kopi yang ditemukannya di dekat rumah pelaku.

"Waktu itu saya habis sholat Maghrib, terus ada kopi di luar langsung saya ambil terus saya seduh," dikutip TribunJakarta.com.

"Saya cobain rasannya enggak enak dicoba sekali lagi langsung saya buang."

Ujang lantas menuturkan bahwa racun tersebut langsung bereaksi dan membuat sekujur tubuhnya kesakitan.

"Langsung saya duduk di ruang TV, nggak lama kemudian langsung kepala saya pusing, tangan sakit, kaki sakit sampe mulut berbusa, nafas susah sampe nggak kuat," ujar Ujang.

Ia lantas dilarikan ke rumah sakit dan harus melalui perawatan selama empat hari.

Rupanya, Ujang sempat merasa curiga dengan pelaku, dan terkejut karena kekhawatirannya tersebut terbukti benar.

"Saya merasa kaget, tapi saya terus terang merasa curiga ke dia (Solihin) langsung," ucap Ujang.

"Emang kebanyakan orang-orang sini ngomong gitu, dari kopi-kopi, saya curiga 'oh berarti kopi ini juga dari dia'," tandasnya.(TribunWow.com/Via)

Berita lain terkait

Tags:
Pembunuhan BerantaiPembunuhan BerencanaPembunuhanBekasiKasus PembunuhanWowon
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved