Polisi Tembak Polisi
Ayah Brigadir J Komentari Ekspresi Ferdy Sambo saat Dituntut Seumur Hidup: Tidak Ada Penyesalan
Ayah Brigadir J mengungkit ekspresi Ferdy Sambo saat dituntut oleh JPU hukuman penjara seumur hidup.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Mantan Kadiv Propam Polri yang dulu berpangkat Irjen yakni Ferdy Sambo telah menerima tuntutan hukuman penjara seumur hidup atas kasus pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
Saat mendengarkan tuntutan dibacakan oleh jaksa penuntut umum (JPU), Ferdy Sambo tampak tenang, tidak terkejut ataupun menangis.
Dikutip TribunWow dari Kompastv, Samuel Hutabarat selaku ayah dari Brigadir J menyimpulkan dari ekspresi Ferdy Sambo bahwa tidak ada rasa penyesalan dari yang bersangkutan.
Baca juga: Ibu Brigadir J Kecewa Ferdy Sambo Hanya Dihukum Seumur Hidup: Kami Rakyat Kecil yang Terzalimi
"Ekspresi oleh Sambo saya lihat tidak jauh beda dari persidangan-persidangan yang sebelumnya," ujar Samuel saat ditemui di rumahnya di Muaro Jambi, Jambi, Selasa (17/1/2023).
"Dia tidak ada nampaknya rasa wajah penyesalan."
Samuel mengungkit sorot mata hingga gerak-gerik Sambo yang menurutnya masih sama seperti dulu di masa awal-awal persidangan.
Dikutip TribunWow dari Kompastv, awalnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan beberapa poin yang memberatkan hukuman Ferdy Sambo.
1. Menghilangkan nyawa korban.
2. Menimbulkan luka mendalam bagi keluarga.
3. Terdakwa Sambo berbelit-belit dan tidak mengakui perbuatan.
4. Menimbulkan kegaduhan dan keresahan di masyarakat.
5. Tidak sepantasnya dilakukan sebagai aparatur penegak hukum dan petinggi Polri.
6. Perbuatan terdakwa Sambo mencoreng institusi Polri.
7. Perbuatan terdakwa menyebabkan banyak anggota Polri ikut terlibat.
JPU turut menyatakan tidak ada hal yang meringankan dalam hukuman Sambo.