Breaking News:

HUT PDIP

Saat Megawati Mengeluh ke Jokowi karena Diberi Jabatan di HUT ke-50 PDIP: Lah, Kok Menyusahkan Saya

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bercerita terkait keluhannya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Rekarinta Vintoko
YouTube PDI Perjuangan
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat berbicara di depan peserta dan tamu undangan dalam acara perayaan HUT ke-50 PDIP, di Jakarta International Expo, Jakarta Pusat, Selasa (10/1/2023). 

Megawati Santer Diisukan Kembali Nyapres

Beredar isu akan adanya pengumuman kandidat capres yang akan diusung PDIP dalam perayaan HUT ke-50 partai berlambang banteng tersebut.

Dilansir TribunWow.com, alih-alih Ganjar Pranowo atau Puan Maharani, nama Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri turut muncul sebagai bakal capres.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional Viva Yoga Mauladi justru menyambut baik.

Baca juga: PSI Intensif Kampanyekan Ganjar Pranowo Mulai Bulan Ini, akan Dipasangkan dengan Yenny Wahid

Saat dihubungi, Senin (9/1/2023), Viva menilai wacana tersebut sebagai sesuatu yang begitu luar biasa.

"Sesuatu yang fenomenal dan spektakuler jika Bu Mega dicalonkan oleh PDIP di Pilpres 2024," ucap Viva dikutip Tribunnews.com.

"Mengapa begitu? Karena selama ini publik difokuskan di figur Mbak Puan dan Mas Ganjar saja, sedangkan Bu Mega diposisikan menjadi important decision makers."

Megawati saat acara peresmian 25 kantor baru PDIP yang dilaksanakan secara virtual, Minggu (30/5/2021).
Megawati saat acara peresmian 25 kantor baru PDIP yang dilaksanakan secara virtual, Minggu (30/5/2021). (Tribunnews.com/ Ist)

Baca juga: Berita Ganjar Pranowo: Disebut sedang Negosiasi untuk Maju Pilpres dengan Cara Mengakrabi Puan

Meski pernah menjabat sebagai kepala negara, Viva menyebut pencalonan Megawati dalam Pilpres 2024 tidak bertentangan dengan undang-undang.

Pasalnya, Megawati baru menjabat sebagai Presiden selama satu periode.

"Secara yuridis, jika PDIP mencalonkan Bu Mega, dalam periodesasi kepresidenan tidak melanggar UUD RI 1945 dan undang-undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu karena Bu Mega hanya pernah menjabat satu periode," terang Viva.

Menurutnya, wanita berjuluk 'Ibu Banteng' tersebut memiliki kualitas yang tak kalah mumpuni dibanding kandidat lain.

Selain stamina, Megawati juga dinilai berpengalaman matang, bijaksana, dan jernih dalam mengambil keputusan.

"Bahkan dengan pengalaman yang dimiliki tentu semakin matang, bijaksana, dan jernih dalam proses pengambilan keputusan dan merumuskan kebijakan negara."

Namun, Viva mengembalikan masalah tersebut ke pihak PDIP dan menyatakan pihaknya tak akan ikut campur lebih jauh.

"Bagi PAN, semua dikembalikan ke PDIP saja. PAN membatasi diri tidak ikut campur urusan rumah tangga partai lain. Apapun yang diputuskan oleh Bu Mega dan PDIP nantinya adalah pilihan terbaik bagi mereka," tandasnya.

Halaman
123
Tags:
Megawati SoekarnoputriPDIPJokowiJakarta Pusat
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved