Terkini Daerah
Berita Ridwan Kamil, Yakin Bupati Cianjur Tak Selewengkan Bantuan Gempa: Ujiannya Luar Biasa
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menilai Bupati Cianjur Herman Suherman tak lakukan penyelewengan.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Elfan Fajar Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menilai pelaporan Bupati Cianjur Herman Suherman ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merupakan sebuah ujian.
Dilansir TribunWow.com, Ridwan Kamil juga memberikan keterangan mengenai tuduhan dari pihak Acsenahumanis Respon Foundation terkait repacking bantuan logistik.
Ia juga berpesan agar media berhati-hati untuk memberitakan kasus ini secara adil.
Baca juga: Berita Ridwan Kamil: Kecam Pengunjung Wisata Bencana Buntut Evakuasi Korban Gempa Cianjur Terkendala
Ridwan Kamil mengaku sudah melakukan konfirmasi mengenail laporan Acsenahumanis Respon Foundation tersebut kepada Herman.
"Saya udah konfirmasi, media hati-hati. Berikan porsi berita yang adil, kasihan menurut saya Bupati Cianjur," kata Ridwan Kamil dikutip Kompas.com, Rabu (28/12/2022).
Ia lantas menerangkan bahwa para donatur biasanya memberikan bantuan kepada korban secara langsung atau lewat pemerintah.
Apabila lewat pemerintah, maka ada sistem penyaluran untuk mengatur agar bantuan tersebut bisa dibagikan secara merata.
Sehingga, butuh dilakukan repacking agar dapat menyesuaikan jumlah barang dengan kebutuhan para pengungsi.
"Karena mungkin (bantuan) barangnya sedikit, yang butuh banyak. Maka barang yang datang di-repacking supaya yang mendapatkan lebih merata," tutur Ridwan Kamil.
Sang Gubernur mengaku tak yakin Bupati Cianjur akan melakukan penyelewengan tersebut lantaran penerimaan dan distribusi bantuan selama ini dicatat secara transparan.
"Saya sendiri tidak meyakini ada dugaan negatif itu, tolong media berikan klarifikasi seluas-luasnya kepada Bupati Cianjur yang menurut saya mendapat musibah ditambahi seperti ini, saya kira ujiannya luar biasa," tandasnya.
Dikonfirmasi sebelumnya, Herman menilai tudingan yang dilayangkan oleh Acsenahumanis Respon Foundation soal penyelewengan bantuan tersebut sangat keterlaluan.
Ia bahkan mempersilakan jika KPK atau siapa pun yang ingin tahu untuk mengecek transparansi pengiriman bantuan ke korban gempa Cianjur.

Baca juga: Berita Ridwan Kamil: Peringatkan Ada Oknum Ganti Label Dokumentasi Gempa Cianjur dengan Gempa Garut
Herman dituding menjual bantuan logistik dari pihak asing bernama Emirates Red Crescent pada bulan November.
Bantuan tersebut diduga dikemas ulang kemudian dijual ke pasar.