Polisi Tembak Polisi
Ulah Ferdy Sambo? 2 Ahli Forensik Sepakat Brigadir J Tewas karena Tembakan di Belakang Kepala
Dua ahli forensik ungkap penyebab kematian Brigadir J, singgung luka tembak di dada dan kepala.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
"Saya mendengar juga ada material proyektil yang berbeda dengan senjata Glock. Berarti ada dua senjata berbeda yang ditembakkan kepada tubuh almarhum."
"Di sana kan Eliezer pegang satu senjata, kalau ada dua senjata berarti ada orang pegang senjata yang lain."

Baca juga: Ferdy Sambo Keceplosan? Sebut Tembak Brigadir J di Bagian Punggung saat Dicecar Jaksa dalam Sidang
Sesuai pasal 186 KUHP, keterangan saksi ahli uji balistik tersebut akan menjadi alat bukti untuk meyakinkan hakim terkait penembak kedua.
Mengenai apakah Ferdy Sambo adalah sosok eksekutor tersebut, Ito kembali mengingatkan terkait posisi para terdakwa ketika insiden terjadi.
Bharada E yang melakukan penembakan pertama berdiri di dekat Brigadir J.
Sementara Ferdy Sambo, juga berada di sisi Brigadir J sehingga diduga kuat menjadi orang yang melakukan penembakan ke bawah.
"Kan yang berdiri di dekat almarhum itu kan dua, satu Eliezer kemudian di sampingnya saudara Sambo," ujar Ito.
Kesimpulan ini juga diperkuat dengan pengakuan Ferdy Sambo bahwa ia menggunakan senjata HS untuk menembak dinding saat melakukan rekayasa skenario.
"Saya kira kalau lihat dari keterangan ahli balistik dan keterangan saksi ini paling tidak kita secara logika bisa menyimpulkan kira-kira apa yang sebetulnya terjadi dan siapa yang menembak almarhum tersebut dengan senjata apa itu sudah jelas dengan keterangan ahli balistik itu," tandasnya.(TribunWow.com/Via)