Polisi Tembak Polisi
Sebut Bharada E bak Lionel Messi, Eks Hakim Agung Ibaratkan Kasus Brigadir J seperti Piala Dunia
Eks hakim agung Asep Iwan Iriawan mengibaratkan sidang kasus Brigadir J seperti pertandingan Argentina vs Kroasia di Piala Dunia 2022.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
Padahal, Bharada E sempat terbawa skenario dan menuangkannya dalam BAP sesuai keinginan Ferdy Sambo.
Namun kemudian, ia akhirnya jujur mengatakan kematian Brigadir J adalah karena pembunuhan dan membuat BAP baru yang berisi tulisan tangan.
"Kok seolah-olah acaranya di pengadilan ini mencocokkan piutang, mencocokkan BAP, padahal BAP dibagi dua, BAP kebohongan dan BAP pasca-kebohongan."
Baca juga: Sempat Jengkel pada Brigadir J dan Kuat Maruf, Bharada E Cerita saat ART Putri Candrawathi Mengamuk
Lihat tayangan selengkapnya:
Bharada E Terancam Jadi Bulan-bulanan
Sebelumnya disebutkan bahwa Richard Eliezer alias Bharada E, terancam disudutkan dalam persidangan pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
Dilansir TribunWow.com, hal ini dikhawatirkan terjadi karena kesaksian Bharada E berlawanan dengan empat tersangka lain, yakni Ferdy Sambo, istrinya Putri Candrawathi, Ricky Rizal (Bripka RR), dan ART Kuat Maruf.
Seperti misalnya pengakuan tersangka otak pelaku Ferdy Sambo yang seolah melimpahkan kesalahan pada mantan ajudannya tersebut.
Baca juga: Ferdy Sambo dan PC Disebut Ingin Segera Buka Fakta Kasus Pembunuhan Brigadir J ke Publik
Pengacara Bharada E, Ronny Talapessy mengatakan bahwa kliennya masih memiliki ketakutan tersendiri.
"Ketika mendampingi, saya melihat memang ada ketakutan," kata Ronny dikutip kanal YouTube KOMPASTV, Selasa (11/10/2022).
"Ya dia sampaikan memang dia harus mempersiapkan mental untuk menghadapi proses di persidangan, menghadapi bekas atasannya."
Baca juga: Apakah Mungkin Ferdy Sambo dan PC Lolos dari Jerat Pasal Pembunuhan Berencana? Ini Kata Pakar
Hingga saat ini, Ronny dibantu psikolog terus mendukung Bharada E agar konsisten dengan kesaksiannya.
Rohaniawan dan LPSK juga akan membantu mengukuhkan tekad Bharada E sebagai saksi kunci untuk melawan seluruh kesaksian tersangka.

Baca juga: Bharada E Diyakini akan Sendirian Lawan Keterangan Ferdy Sambo dkk soal Brigadir J di Persidangan
Pasalnya, dalam pengakuannya, Ferdy Sambo mengatakan hanya meminta Bharada E menghajar Brigadir J, dan bukannya menembak.
Kesaksian tersebut seolah-olah ingin menyudutkan Bharada E dan membuatnya memikul seluruh kesalahan atas pembunuhan rekan dekatnya sendiri.