Breaking News:

Polisi Tembak Polisi

Beda Sikap LPSK dan Kuasa Hukum Ferdy Sambo soal Pengakuan Bharada E terkait Wanita di Rumah Bangka

LPSK menegaskan Bharada E memberi kesaksia jujur soal wanita di rumah Ferdy Sambo, namun dibantah pengacara Arman Hanis.

KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO
Terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Richard Eliezer atau Bharada E menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (21/11/2022). Terbaru, LPSK dan pengacara Ferdy Sambo buka suara terkait pengakuan Bharada E soal wanita di rumah jalan bangka, Jumat (2/11/2022). 

TRIBUNWOW.COM - Lembaga Perlindungan Saksi Korban (LPSK) memastikan bahwa terdakwa Richard Eliezer alias Bharada E telah berkata jujur dalam persidangan kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Dilansir TribunWow.com, kebenaran yang diucapkan menyangkut adanya seorang wanita di rumah Ferdy Sambo di Jalan Bangka, Jakarta Selatan.

Sementara itu, kuasa hukum Ferdy Sambo, Arman Hanis, justru membantah keras dan menegaskan kliennya memiliki hubungan harmonis dengan sang istri, Putri Candrawathi.

Baca juga: Hancur Saksikan Bharada E Pakai Baju Tahanan, sang Ibu: Bapaknya Nangis Lihat Seragam Polisinya

"Tentu (sejak awal kami minta Bharada E jujur)," kata Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi dikutip Tribunnews.com, Jumat (2/12/2022).

Ternyata kisah soal wanita tersebut sempat juga dituturkan Bharada E pada awal pemeriksaan oleh LPSK.

Edwin menegaskan bahwa pengakuan tersebut bukanlah karangan semata karena Bharada E konsisten dengan kesaksian tersebut.

"Iya (bukan karangan). Kami sudah dengar sebelumnya," tegas Edwin.

Sikap berbeda diperlihatkan Arman Hanis yang justru menyebut Bharada E telah berbohong soal melihat wanita misterius tersebut.

Pasalnya, Bharada E yang saat itu mengaku berangkat dari rumah di Saguling, Jakarta Selatan, ternyata berdinas di Duren Tiga.

"Memergoki apa? Saya sudah tegaskan kalau itu tidak benar dan karangan RE saja, buktinya ada gak?," kata Arman Hanis dikutip Tribunnews.com, Jumat (2/12/2022).

"Saya tegaskan sekali lagi bahwa itu hanya karangan RE dan keterangan RE bertentangan dengan keterangan saksi-saksi lain dan bukti video yang pernah ditayangkan di sidang. Ingat, harusnya JC jujur di sidang, tidak mengarang cerita apalagi bohong."

Selain itu, Arman Hanis juga membantah perkataan Bharada E yang menyebut Ferdy Sambo dan Putri jarang berada satu rumah.

Pasalnya, ia menilai pasangan suami istri tersebut selalu tampak harmonis dan mesra.

"Iya (harmonis), salah satu buktinya tanggal 7 Juli perayaan anniversary perkawinan di Magelang, sudah kami sampaikan di persidangan sebelumnya."

Halaman
1234
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved