Breaking News:

Polisi Tembak Polisi

Murka Brigadir J Disebut Berkepribadian Ganda, Pengacara: Ferdy Sambo-PC Harus Dicek, Waras Enggak

Pihak pengacara keluarga Brigadir J mencak-mencak lantaran pihak Ferdy Sambo menuding anak kliennya berkepribadian ganda.

Tayang:
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
Tangkapan Layar YouTube tvOneNews
Martin Simanjuntak, pengacara keluarga Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, saat tampil di acara Dua Sisi TV One, Kamis (10/11/2022). Martin menegur pengacara Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Febri Diansyah soal tudingan Brigadir J punya gangguan kejiwaan. 

"Itu Ferdy Sambo harus dicek sama Putri, waras enggak dia."

Martin juga menyoroti dugaan pelecehan seksual yang disebut dilakukan Brigadir J pada Putri.

Selain itu, juga tudingan-tudingan lain untuk mendiskreditkan Brigadir J yang sudah tak bisa membela diri karena telah tiada.

Mengutip perkataan filsuf Yunani, Martin menyindir pihak Ferdy Sambo sebagai pecundang penyebar fitnah.

"Socrates mengatakan bahwa ketika kalah dalam perdebatan, pecundang menggunakan fitnah," pungkasnya.

Baca juga: Serang Kepribadian Brigadir J, Pakar Sebut Pihak Ferdy Sambo Miliki Tujuan Sebagai Berikut

Lihat tayangan selengkapnya dari menit ke- 04.29:

Pakar: Brigadir J Sudah Dibunuh, Didiskreditkan Sehina-hinanya

Pakar psikologi forensik Reza Indragiri menyoroti pembahasan mengenai kepribadian korban Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J dalam persidangan, Rabu (9/11/2022).

Dilansir TribunWow.com, dalam sidang tersebut, pihak Ferdy Sambo terkesan menggali keburukan Brigadir J ke para ART dan mantan ajudan di rumahnya.

Padahal, alih-alih Brigadir J, Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi, lebih patut dibedah kepribadiannya karena statusnya sebagai terdakwa.

Baca juga: Suka Pukul ART hingga Kerap Marah, Ini Sikap Brigadir J Versi Susi dan Para Ajudan Ferdy Sambo

"Mengejutkan tidak pernah terdengar sekali pun akan adanya criminal profiling, bukankan yang duduk di kursi pesakitan adalah Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi?," kata Reza dikutip kanal YouTube metrotvnews, Kamis (10/11/2022).

"Alhasil lebih mendesak, lebih penting, lebih relevan, dan semoga lebih bermanfaat apabila yang dibedah adalah sifat, kepribadian, dan perilaku dua terdakwa tersebut."

"Dengan kata lain, criminal profiling semestinya didahulukan ketimbang victim profiling."

Pakar psikologi forensik Reza Indragiri membeberkan analisanya terkait kasus pembunuhan Brigadir J, Kamis (27/10/2022).
Pakar psikologi forensik Reza Indragiri membeberkan analisanya terkait kasus pembunuhan Brigadir J, Kamis (27/10/2022). (Tangkapan Layar YouTube KOMPASTV)

Baca juga: Victor Kamang Saksi Kasus Brigadir J Bungkam Pengacara KM yang Ragukan Kapabilitasnya Gegara Anting

Merasa janggal lantaran sisi negatif Brigadir J terus saja dikulik, Reza menilai ada upaya mengkriminalisasi Brigadir J.

Ia mengaku cemas jika Brigadir J yang sudah dihabisi nyawanya, masih terus saja diserang dan dipersalahkan.

Halaman 2/3
Tags:
Ferdy SamboPutri CandrawathiBrigadir JBharada ESusiKuat MarufDedenFebri DiansyahNofriansyah Yosua Hutabarat
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved