Breaking News:

Polisi Tembak Polisi

Kena Sindir Pengacara Brigadir J Gegara Dicolek Putri Candrawathi, Ini Dalih Febri Diansyah

Pengacara Brigadir J, Martin Lukas Simanjuntak menyindir pengacara Febri Diansyah yang sempat bercanda dengan Putri Candrawathi.

Tayang:
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
Tangkapan layar YouTube tvOneNews
Putri Candrawathi tertangkap kamera sempat bercanda dengan tim pengacaranya setelah sidang perdana kasus pembunuhan Brigadir J, Senin (17/10/2022).Terbaru, Febri Diansyah buka suara terkait candaan Putri saat di persidangan, Kamis (10/11/2022). 

TRIBUNWOW.COM - Kuasa hukum keluarga Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, terlibat perdebatan dengan pengacara Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Febri Diansyah.

Dilansir TribunWow.com, pengacara Martin Lukas Simanjuntak mempertanyakan kebenaran pernyatan bahwa Putri menderita depresi akibat dilecehkan Brigadir J.

Ia menilai sikap Putri Candrawathi tak tampak seperti seorang korban pelecehan dan menyindir Febri Diansyah yang sempat tertangkap kamera bercanda dengan kliennya.

Baca juga: Di Magelang Istri Irjen Sambo Sempat Bercanda Bingung soal Gaji Brigadir J Gara-gara Ini

Menurut Martin, Putri depresi bukan karena pelecehan seksual, melainkan karena harus mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Pasalnya, setelah terjadinya pembunuhan, Putri dan Ferdy Sambo justru masih melakukan sejumlah perayaan dan terlihat baik-baik saja.

"Saya menduga depresi dan psikisnya (Putri) ini bukan karena pelecehan seksual, tapi karena jadi tersangka, suaminya jadi tersangka dan suaminya dipecat," beber Martin dikutip tvOneNews, Kamis (11/11/2022).

"Tanggal 9 Juni pasca pembunuhan itu, mereka makan-makan sama ajudan. Lalu hari selanjutnya mengganti handphone, mencoba melakukan suap."

Foto kanan: Putri Candrawathi menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (1/11/2022). Foto kiri: Eks juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menjelaskan bagaimana dirinya kini bisa menjadi pengacara Putri Candrawathi (PC) dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J, Jumat (4/11/2022).
Foto kanan: Putri Candrawathi menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (1/11/2022). Foto kiri: Eks juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menjelaskan bagaimana dirinya kini bisa menjadi pengacara Putri Candrawathi (PC) dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J, Jumat (4/11/2022). (Kolase Tribunnews.com/Abdi Ryanda Shakti dan YouTube Kompastv)

Baca juga: Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Berkaca-kaca Ucap Maaf dan Titipkan Anak-anaknya pada Para ART

Perubahan terjadi ketika kasus Brigadir J mencuat dan pihak keluarga melakukan pelaporan.

Putri tiba-tiba mengaku depresi meski ada sejumlah hal janggal yang justru makin membantah klaim tersebut.

"Pas dilapor, tanggal 18 Juli oleh kami, tiba-tiba depresi. Ini waras atau gimana, kok depresi bisa dalam keadaan tertentu," tuding Martin.

"Lalu pada saat rekonstruksi, menggunakan baju modis, lenggak-lenggok. Lalu pada saat persidangan mencolek tangannya Mas Febri begini sambil ketawa-ketawa. Itu bukan profile orang korban kekerasan seksual."

Mendengar namanya disebut, Febri berusaha menyela kemudian memberikan penjelasan ketika sudah dipersilakan Martin.

Namun alih-alih memberi keterangan, Febri justru mempertanyakan kapabilitas Martin yang disebutnya tak kompeten memberi analisis psikologi.

"Rekan Martin ini lawyer, tapi tadi dia terlihat seperti seorang psikolog," ujar Febri.

"Yang jelas tidak punya kompetensi untuk menjawab aspek kejiwaan seseorang, itu satu."

Menurut Febri, Putri sudah menjalani tes oleh ahli psikologi yang dikirim Polri sehingga bisa dinyatakan menderita depresi.

Ia juga menjanjikan psikolog terkait akan ditampilkan di persidangan guna memberikan bukti-bukti konkret terkait masalah kejiwaan Putri.

"Nanti pada saatnya, akan ada bukti surat yang diajukan. Psikolog yang melakukan assesment tersebut dihadirkan dalam persidangan sebagai ahli, itu ada lima alat bukti di KUHAP," tandasnya.

Baca juga: Viral Putri Candrawathi Bercanda dengan Pengacara setelah Sidang, Pakar: Kehilangan Empati

Lihat tayangan selengkapnya dari menit pertama:

Putri Candrawathi Bercanda dengan Febri Diansyah

Terdakwa Putri Candrawathi tertangkap kamera ketika sedang bercanda dengan tim pengacaranya seusai sidang, Senin (17/10/2022).

Dilansir TribunWow.com, istri Ferdy Sambo tersebut bahkan sempat mencolek seorang pengacaranya yang diduga adalah Febri Diansyah.

Mengenai hal ini, pakar mikro ekspresi Kirdi Putra menyebut sikap Putri tersebut bisa diartikan dalam konteks yang luas.

Baca juga: Bukan Ferdy Sambo, Putri Candrawathi Justru Pelaku Utama? Pengacara Brigadir J: Perannya Jelas

Sebagaimana diketahui, Putri menjalani sidang perdana karena didakwa terlibat kasus pembunuhan ajudannya, Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Putri diduga telah bersekongkol dengan sang suami, dan dua ajudan lain, Ricky Rizal (Bripka RR), Richard Eliezer (Bharada E dan Kuat Maruf untuk melenyapkan Brigadir J.

Meski sempat menangis, setelah sidang berakhir Putri tampak lebih santai dan bisa bercanda dengan tim pengacaranya.

Ia tampak tersenyum, bahkan mencolek sosok yang berdiri di antara dirinya dan pengacara Arman Hanis.

Diduga sosok yang membuat Putri tersipu itu adalah eks penyidik KPK Febri Diansyah yang sudah bergabung dalam tim Ferdy Sambo.

Terdakwa Putri Candrawathi dikelilingi pengacaranya, Febri Diansyah (ujung kiri), Arman Hanis, beserta tim seusai sidang perdana kasus pembunuhan Brigadir J, Senin (17/10/2022).
Terdakwa Putri Candrawathi dikelilingi pengacaranya, Febri Diansyah (ujung kiri), Arman Hanis, beserta tim seusai sidang perdana kasus pembunuhan Brigadir J, Senin (17/10/2022). (Tangkapan Layar YouTube KOMPASTV)

Baca juga: Putri Candrawathi Akting Menangis saat Sidang Kasus Brigadir J? Pakar: Ada Manipulatif di Wajahnya

Terkait hal ini, Kirdi menilai tawa Putri tersebut bukanlah sesuatu yang janggal.

"Kita perlu melihat ini dari kaca mata yang objektif," kata Kirdi Putra dikutip kanal YouTube KOMPASTV, Kamis (20/10/2022).

"Jadi kalau bicara tentang PC, kita perlu melihat dia sebagai manusia itu bisa sedih, bisa marah, bisa bahagia."

"Dan di dalam 24 jam kehidupan seseorang, enggak mungkin seseorang yang dikategorikan depresi itu akan selalu muram terus sepanjang waktu."

Menurut Kirdi, seseorang yang depresi bisa saja tertawa dalam kondisi tertentu.

Namun jika teringat hal yang menekannya, maka orang tersebut bisa kembali terpuruk.

Sementara itu, Kirdi mengaku tak bisa leluasa melihat ekspresi tawa Putri dari video lantaran wajahnya tertutup masker.

Sehingga, ia tak bisa menyimpulkan secara akurat mengenai ekspresi yang ditampilkan ketika itu.

"Tetapi kalau kita asumsikan bahwa dia bercanda dan tertawa, ini bisa terjemahan bebas," ucap Kirdi.

"Bisa diterjemahkan ternyata dia pura-pura, ternyata saat ini depresi tapi sedang lupa tentang substansi yang membuat dia depresi, bisa juga."

Sementara itu, ketika dikonfirmasi, Arman Hanis membantah jika Putri saat itu sedang bercanda.

Ia menyebut potongan video yang viral di media sosial tidak mencerminkan persepsi dalam kondisi ketika itu.

Arman Hanis menekankan bahwa reaksi Putri tersebut hanyalah respons spontan saat membahas hal umum selepas persidangan.(TribunWow.com/Via)

Berita lain terkait

Tags:
Febri DiansyahPutri CandrawathiFerdy SamboBrigadir J
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved