Polisi Tembak Polisi
Masuk ke TKP seusai Brigadir J Ditembak, Adzan Romer Langsung Cari PC Gara-gara Omongan Ferdy Sambo
Berikut pengakuan Adzan Romer saat memasuki TKP sesaat seusai terjadinya penembakan terhadap Brigadir J.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Tiffany Marantika Dewi
"Saya masuk ke dalam lewat garasi samping menuju dapur. Setelah sampai situ bapak tiba-tiba keluar."

Baca juga: Kena Tegur Hakim Gara-gara Diam saat Ditanya soal Ajudan Sambo, ART Susi: Kan Saya Bagian Masak
Lantaran terkejut, Romer sontak menodongkan senjatanya ke arah Ferdy Sambo.
Ketika itu, Ferdy Sambo mengangkat tangannya sembari kemudian menghampiri Romer.
"Bapak keluar, saya kaget saya angkat senjata, saya todong," kata Romer.
"Kau todong dia?" tanya hakim Wahyu.
"Siap," ucap Romer mengiyakan.
"Berani sekali kau, ada sarung tangan gak?" komentar Hakim.
"Tidak ada," sahut Romer.
Hendak Disikut Ferdy Sambo
Dikutip KOMPASTV, Ferdy Sambo disebut marah-marah pada Romer yang sempat menodongkan pistol padanya.
Ia sampai berlagak akan menyikut sang ajudan dan mengatakan Romertak becus menjaga Putri.
"Kalian tidak bisa jaga Ibu (Putri Candrawathi)," tutur Romer menirukan ucapan Ferdy Sambo.
"Mau menyikut saya, Pak. Saya ada di depan pintu."(TribunWow.com/Anung/Via)
Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Adzan Romer Beberkan Momen Ferdy Sambo Angkat Tangan saat Ditodong Senjata Setelah Bunuh Brigadir J", dan "Ferdy Sambo Sempat Angkat Tangan saat Ajudan Todongkan Pistol usai Brigadir J Tewas"