Polisi Tembak Polisi
Masuk ke TKP seusai Brigadir J Ditembak, Adzan Romer Langsung Cari PC Gara-gara Omongan Ferdy Sambo
Berikut pengakuan Adzan Romer saat memasuki TKP sesaat seusai terjadinya penembakan terhadap Brigadir J.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Kemudian Romer mendatangi mobil tersebut dan melihat Ferdy Sambo turun.
Namun, tiba-tiba senjata Ferdy Sambo yang berjenis HS dengan kaliber 9 mm jatuh dan langsung diambilnya kembali.
"(Kemudian) saya nyusul mobil. Nunggu Bapak buka pintu dulu. Setelah (Ferdy Sambo) turun, sekitar satu langkah, dua langkah, (ada) senjata jatuh, Pak," beber Romer.
"Pas saya mau ambil (senjatanya), sudah keduluan," imbuhnya.
Lihat Brigadir J Masih Hidup
Romer mengaku melihat Brigadir J ketika Ferdy Sambo tiba di rumah dinas Duren Tiga.
Sesuai bukti rekaman CCTV, Romer mengaku melihat Brigadir J bersama terdakwa Ricky Rizal (Bripka RR) di garasi rumah dinas.
"Pintu garasi samping masuk ke dalam rumah, saya tidak (masuk), saya sampai di luar pagar di depan garasi," beber Romer dikutip Tribunnews.com.
"Saya lihat Ricky dari luar dengan almarhum (Yoshua). Sama Kodir di garasi sama Bang Ricky. Itu saja yang saya lihat."
Tak disangka, perjumpaan tersebut menjadi yang terakhir kalinya Romer melihat Brigadir J saat masih hidup.
Todong Ferdy Sambo
Kemudian, Romer mengaku mendengar tiga kali suara tembakan hingga ia berlari mencari sumber letusan tersebut.
"Saya pertama dengar 3 kali. Terus saya dengar lagi tapi suaranya kaya dari depan rumah. Saya lari ke depan, saya teriak-teriak gak ada apa-apa," beber Romer dikutip dari Tribunnews.com.
Ia sudah mengokang senjatanya dan kembali mendengar dua kali letusan lagi sehingga secara total ada lima kali tembakan terjadi.
"Saya ke depan pas di pagar ternyata gak ada lagi. Lalu saya dengar suara tembakan lagi," terang Romer.