Konflik Rusia Vs Ukraina
Putin Diyakini akan Manfaatkan Musim Dingin untuk Lakukan Genosida Warga Ukraina
Ahli meyakini Putin akan memanfaatkan musim dingin untuk melakukan genosida terhadap warga Ukraina.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Kadyrov belum mengungkapkan seberapa kekalahannya, tetapi mengakui pasukannya mengalami kerugian besar pada hari itu,
Sumber Ukraina telah melaporkan awal pekan ini bahwa unit Chechnya di wilayah selatan Ukraina Kherson telah memberikan lokasinya melalui foto di jejaring sosial, yang menyebabkannya terkena tembakan artileri.
Adapun komentar Kadyrov tersebut tidak biasa mengingat pasukan pro-Moskow jarang mengakui kerugian besar di medan perang, dan pejabat Rusia tidak mempublikasikan angka korban mereka sendiri.

Baca juga: 15 Tahun Berkuasa, Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov Umumkan Ingin Mengundurkan Diri, Ini Alasannya
Pemimpin Chechnya juga meminta rekan-rekannya untuk dimobilisasi untuk perang di Ukraina.
Sejak awal perang Rusia lebih dari delapan bulan yang lalu, Kadyrov telah membedakan dirinya sebagai salah satu pendukung konflik yang paling sengit dan juga telah mengirim unitnya sendiri ke Ukraina.
Tetapi dia secara teratur mengkritik kepemimpinan tentara Rusia, sering kali dalam hubungannya dengan pemodal dari unit tentara bayaran Wagner, Yevgeny Prigozhin, karena terlalu lunak.
Kadyrov juga menyerukan penggunaan senjata nuklir terhadap Ukraina.
Sementara itu pada saat yang sama, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky membandingkan perjuangan negaranya melawan Rusia dengan perlawanan Nazi dalam Perang Dunia II.
Ia mengatakan bahwa Moskow mengejar tujuan yang sama seperti yang pernah dilakukan Nazisme.
"Bentuk kejahatan telah berubah, tetapi esensinya tidak berubah," kata Zelensky dalam pesan video yang disiarkan di Kyiv pada Kamis malam.
Rusia, katanya, telah berubah dari tetangga menjadi agresor menjadi teroris dan bersalah atas kejahatan perang.
Baca juga: Kadyrov Murka Salahkan Tentara Rusia setelah Kharkiv Direbut Ukraina, Ancam Adukan ke Putin
Kadyrov Nekat Kirim 3 Anaknya Perang ke Ukraina
Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov mengaku akan mengirim ketiga putranya yang masih remaja ke garis depan untuk berperang di Ukraina.
Dilansir TribunWow.com, padahal sebelumnya, sekutu dekat Presiden Rusia Vladimir Putin itu sempat menegur para pemimpin militer Moskow atas serangkaian kekalahan di medan perang.
Seperti dilaporkan Al Jazeera, Senin (3/10/2022), Ramzan Kadyrov yang memimpin pasukan pribadi yang bertempur di Ukraina, sebelumnya mengkritik rekan sejawatnya dari Rusia.
Baca juga: Sebut Putin Biang Kerok Kekalahan di Ukraina, Pensiunan Tentara Rusia: Kita Tidak Bisa Menang