Polisi Tembak Polisi
Lihat PC Menangis Jadi Motivasi Kuat Maruf Minta Putri Candrawathi Laporkan Brigadir J ke Sambo
Pengacara KM mengungkapkan apa maksud Kuat Maruf mendorong PC melaporkan Brigadir J kepada Ferdy Sambo.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Elfan Fajar Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Pada saat di rumah Magelang tepatnya satu hari sebelum pembunuhan terjadi, Kuat Maruf alias KM sempat mendesak agar Putri Candrawathi (PC) melaporkan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J kepada Ferdy Sambo.
Kuat bahkan menyertakan kata-kata duri dalam rumah tangga PC.
Dikutip TribunWow dari metrotvnews, pengacara Kuat, Irwan Irawan menjelaskan kliennya termotivasi meminta PC melaporkan Brigadir J kepada Ferdy Sambo karena melihat PC menangis.
Baca juga: Kesaksian Kamaruddin soal Rumah Tangga FS dan PC Dipertanyakan, Lawyer Brigadir J Ungkap Sumber Info
Irwan awalnya menjelaskan, dirinya sempat bertanya langsung kepada Kuat soal maksud Kuat meminta PC melaporkan Brigadir J kepada Sambo.
Kuat mengaku, keluarga yang ia maksud bukanlah rumah tangga PC dan FS namun rumah tangga FS secara keseluruhan yang saat itu masih menjabat sebagai Kadiv Propam Polri.
"Dia sampaikan bahwa yang dimaksud keluarga itu adalah keluarga besar mereka, termasuk ajudan," ujar Irwan.
Irwan mengatakan, ada latar belakang peristiwa yang mendorong Kuat meminta PC agar melapor kepada Sambo.
Irwan menjelaskan Kuat sempat memergoki Brigadir J turun diam-diam dari lantai dua yang merupakan kamar PC.
Kemudian Kuat juga mengaku dicurhati PC yang mengaku diperlakukan sadis oleh Brigadir J.
"Tapi (PC) tidak menceritakan apa sadis yang dia maksud," ujar Irwan.
Irwan melanjutkan, Kuat juga melihat PC menangis sehingga menduga kuat terjadi sesuatu.
Menurut keterangan Irwan, tidak sembarang orang boleh naik ke lantai dua jika tidak dipanggil oleh PC atau Sambo.
Baca juga: Pengacara Bharada E Ingin Segera Bertanya Langsung ke Ferdy Sambo dan PC: Apa yang Terjadi

Yosua Sadis Sekali Sama Aku
Sebelumnya diberitakan PC disebut sempat berbincang kepada KM dan Susi seusai dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Brigadir J terjadi.
PC kala itu mengaku sempat diperlakukan sadis oleh Brigadir J di rumah Magelang, Jawa Tengah.