Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Kadyrov Banggakan 3 Anaknya yang Turun ke Medan Perang Ukraina, Disebut Lindungi Pasukan Rusia

Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov mengatakan bahwa ketiga putranya yang berusia di bawah umur telah berperang dengan militer Rusia di garis depan.

Telegram @RKadyrov_95
Ketiga anak remaja pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov. (Dari kiri ke kanan) Akhmat (16), Eli (15), dan Adam (14) Kadyrov. 

TRIBUNWOW.COM - Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov mengatakan bahwa ketiga putranya yang berusia di bawah umur telah berperang dengan militer Rusia di garis depan perang di Ukraina.

Dilansir TribunWow.com, Kadyrov membeberkan aksi heroik anak-anaknya yang disebut sudah piawai menggunakan senjata.

Bahkan, tiga anak Kadyrov disebut sudah bisa melindungi tentara lainnya saat berhadapan dengan Ukraina.

Baca juga: 15 Tahun Berkuasa, Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov Umumkan Ingin Mengundurkan Diri, Ini Alasannya

Anak-anak Kadyrov tersebut bernama Akhmat, Eli dan Adam yang masing-masing baru berusia 16, 15, dan 14 tahun.

Tak hanya berkunjung, anak-anak tersebut diklaim sudah ikut aktif terjun dalam peperangan membantu Rusia.

Sebagai informasi, Kadyrov merupakan sekutu dekat Presiden Rusia Vladimir Putin yang terlibat langsung dalam perang di Ukraina.

"Akhmat, Eli dan Adam mengunjungi jalur kontak, di mana pertempuran sengit dengan nasionalis Ukraina saat ini sedang berlangsung," tulis Kadyrov melalui akun Telegram miliknya seperti dikutip The Moscow Times, Kamis (20/10/2022).

"Mereka berjalan mendekati posisi musuh dan memberikan perlindungan tembakan kepada para pejuang yang maju."

Rekaman video yang diposting oleh Kadyrov tampaknya menunjukkan Akhmat, Eli dan Adam menembak dari posisi yang disamarkan di antara pepohonan.

Mereka kemudian terlihat berpose dengan senapan serbu dan granat berpeluncur roket.

Pimpinan Republik Chechnya, Ramzan Kadyrov, membawa anaknya, Adam (14) ke medan perang di Mariupol, Ukraina, Selasa (29/3/2022). Ramzan mengajak Adam menengok pasukan Chechnya yang terluka setelah membantu Rusia menginvasi Urkaina.
Pimpinan Republik Chechnya, Ramzan Kadyrov, membawa anaknya, Adam (14) ke medan perang di Mariupol, Ukraina, Selasa (29/3/2022). Ramzan mengajak Adam menengok pasukan Chechnya yang terluka setelah membantu Rusia menginvasi Urkaina. (Capture Video Daily Mail UK)

Baca juga: Warga Rusia Pro Perang Rayakan Serangan Misil ke Ukraina, Ada yang Joget hingga Kadyrov Ngaku Senang

Kadyrov mengatakan bahwa putra-putranya, yang baru-baru ini dia gambarkan telah menerima pelatihan militer sejak 'tahun-tahun termuda' mereka, menghabiskan beberapa hari bertempur bersama pasukan Rusia.

Klaim Kadyrov atas kegiatan militer putranya muncul beberapa hari setelah putrinya Aishat, yang juga menteri kebudayaan Chechya, digambarkan menerima Ordo Persahabatan dari Denis Pushilin, pemimpin Republik Rakyat Donetsk yang memproklamirkan diri.

Selain itu, Putin juga mempromosikan Kadyrov ke pangkat kolonel jenderal di militer Rusia awal bulan ini.

Menurut angka yang diberikan oleh Kadyrov bulan lalu, republik Chechnya di Kaukasus Utara Rusia telah mengerahkan lebih dari 20.000 tentara untuk berperang di Ukraina.

Baca juga: Melawan Putin, Kadyrov Tolak Wajib Militer Rusia, Klaim Telah Banyak Kirim Tentaranya ke Ukraina

Halaman
123
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved