Breaking News:

Polisi Tembak Polisi

Misteri Jet Pribadi Hendra Kurniawan, Bawahan Ferdy Sambo Sewa Rp 300 Juta dari Uang Sendiri?

Hendra Kurniawan mengaku merogoh kocek hingga Rp 300 juta untuk menyewa pesawat pribadi untuk temui keluarga Brigadir J.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Tribunnews/ Istimewa Istimewa
Brigjen Hendra Kurniawan disebut menggunakan jet pribadi saat menemui keluarga Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J di Muaro Jambi, Jambi. Terbaru, pengacara Hendra Kurniawan mengungkap misteri private jet yang digunakan kliennya, Selasa (18/10/2022). 

Ia juga membantah adanya keterkaitan antara Hendra dengan para mafia judi online yang diisukan.

"Yang jelas dalam kasus ini atas perintah dari Kadiv Propam dia laksanakan kemudian dia cari insiatif sendiri dengan cari perusahaan yang memang profesional," beber Henry.

"Enggak ada kaitannya dengan yang diisukan konsorsium dan sebagainya, boleh ditelusuri."

Ditanya tentang ongkos sewa pesawat, Henry menjawab bahwa kliennya mengeluarkan dana Rp 300 juta untuk pulang-pergi Jakarta-Jambi.

"Total hampir Rp 300 juta pulang-perginya," tandasnya.

Baca juga: Bukan Ferdy Sambo, Putri Candrawathi Justru Pelaku Utama? Pengacara Brigadir J: Perannya Jelas

Lihat tayangan selengkapnya dari menit pertama:

Ibu Brigadir J Debat Lawan Rombongan Brigjen Hendra

Sejak awal anaknya tewas terbunuh, ibu dari Brigadir J yakni Rosti Simanjuntak mengakui sudah merasakan ada yang aneh.

Rosti bercerita, dirinya sempat berdebat soal tewasnya Brigadir J hingga CCTV melawan rombongan eks Karopaminal Divisi Propam Polri, Brigjen Pol Hendra Kurniawan yang kala itu datang ke Jambi.

Dikutip TribunWow, pengakuan ini diceritakan Rosti dalam acara Rosi Kompastv, Kamis (29/9/2022).

Baca juga: Kuasa Hukum Brigadir J Soroti Pernyataan Eks Jubir KPK yang Jadi Pengacara PC: Waktu akan Buktikan

"Ini kronologinya sebenarnya adalah aib, gitu ngomongnya," ungkap Rosti menirukan perkataan rombongan Brigjen Hendra pada 11 Juli 2022 lalu.

Kala itu para aparat yang mendatangi rumah Rosti menceritakan kronologi kasus pembunuhan Brigadir J versi skenario di mana terjadi baku tembak antara Yosua dan Bharada E.

Samuel Hutabarat selaku ayah dari Brigadir J langsung menaruh curiga karena tembakkan dari Brigadir J tidak ada yang mengenai Bharada E.

Begitupula Rosti mengaku langsung marah ketika kronologi tewasnya Brigadir J disebut sebagai aib oleh rombongan Brigjen Hendra.

"Di saat dia menyebut aib, di dalam tubuh yang tidak berdaya, saya sedang syok dan lemah, seakan-akan saya diberikan Tuhan sesuatu kekuatan untuk menentang mereka," ungkap Rosti.

Halaman
1234
Tags:
Hendra KurniawanFerdy SamboBrigadir Jprivate jetJudi online
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved